PLT Kepala Dinas Pertanian Gerakan Sleman Stop Jangan Boros Pangan
Rabu, 6 Oktober 2021 | 17:32 WIBSLEMAN- Media Pastvnews.com kabar seputar pertanian, PLT Kepala Dinas Pertanian Sleman Ir. Suparmono, MM. dalam Jumpa Pers di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Selasa, 5 Oktober 2021 menyampaikan ketersediaan pangan selama masa pandemi di Kabupaten Sleman masih aman.
Bertepatan dengan hari pangan sedunia yang jatuh pada tanggal 16 oktober tahun ini, Bupati Sleman membuat gerakan masyarakat Sleman untuk STOP BOROS PANGAN.
Dimulai dari diri kita, alasannya karena kondisi saat ini Pemenuhan pangan di Kabupaten Sleman menghadapi tantangan dengan tingginya alih fungsi lahan, sementara jumlah penduduk cenderung terus naik. Perlu adanya strategi alternatif yaitu menekan kebutuhan pangan melalui penurunan pemborosan pangan.
Dari sisi produksi Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan terus meningkatkan lewat intensifikasi dan dicari alternative gerakan masyarakat untuk tidak boros pangan, karena sisa pangan di Indonesia cukup tinggi.
Paling boros pangan nomor satu yaitu Arab Saudi dan Indonesia menempati nomor 2. Kalau kondisi alih lahan dan cara konsumsi pangan seperti sekarang, maka diperkirakan pada tahun 2032-2033 Sleman bisa defisit beras.
Saat ini masih surplus beras 70 rb ton beberapa waktu lalu surplus 100 rb ton, dan ini turun terus dari tahun ke tahun, kata Parmono.
Menurut perhitungan dalam 1 kg beras terdapat 50.000 butir. Jika penduduk Sleman masing-masing menyisakan 1 butir nasi, maka jumlah nasi yang terbuang sebesar 24,7 ton per tahun. Artinya banyak sekali pangan kita terbuang yang seharusnya dapat mencukupi kebutuhan pangan kita.
Di tempat terpisah Bupati Sleman Dra.Hj. Kustini Sri Purnomo menyampaikan salah satu penyebab pemborosan pangan adalah perilaku konsumsi pangan kita.
Masih banyak masyarakat yang tidak menghargai pangan, seperti makan tidak habis, belanja berlebihan, gengsi menghabiskan makanan, hasil pertanian dibiarkan busuk akibat harga rendah. Mari untuk mulai menghargai pangan, Stop Boros Pangan Mulai dari Piring Kita, ajaknya. Mar

Video Terkait
- Bupati Sleman, Dra.Hj.Kustini Sri Purnomo Resmi Lantik Pengurus Forum TJSP Sleman
- Bupati dan Wakil Bupati Sleman Kompak Tinjau Pelaksanaan ANBK Tingkat Sekolah SMP
- Kangen Seni Suara Burung Gelaran Latpres Burung Puter Cempoko Bangkit Bantul 2021 Meriah
- Jelang Pilur Kalurahan Sariharjo Ngaglik Sleman Gelar Pelaksanaan Bimtek
- Peringati Hari Batik Tahun 2021 Yogyakarta Kejar 7 Kriteria Bisa Jadi Kota Batik Dunia
- Pengendali banjir kali opak makin kuat
- TPA Piyungan Overload 600 Ton Perhari Kadang Sampah Menggunung Penataan Memperpanjang Usia TPA
- Syukuran Bebas Murni Dan Menangnya Kebenaran Melawan Dongeng Ghoib dan Jahad
- Puluhan Masa Geruduk KSP Sejahtera Bersama Tagih Janji Uang Tabungan Berjangka Namun Hasilnya Nihil 'Alek Tertipu 4, 2 Milyar
- Trand Terkini Langgam Kenyo Yogja Yossie Riyani
- KNPI Sleman Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bimbingan teknis OKP
- Hari Tani Nasional 2021 Aliansi Mahasiswa Pertanian Yogyakarta Gelar Aksi Damai
- Lagu Langgam Jawa Kenyo Yogja Di Launching 'Penyanyi Yosie Iriani Langsung Viral
- Komunitas Sopir Truk Jogjess Salurkan Sebagian Rezekinya Untuk Sosial dan Ibadah
- Tak Terbukti Menyuruh Menulis Dalam Kasus Nilai Ijazah YIS Sleman Supriyanto Bebas Murni Tak Jadi Di Penjara 2 Tahun
- Saptosari Gunungkidul Punyai Puskesmas Anyar Ini Proyeknya
- Polda DIY Gelar Operasi Patuh Progo 2021 Agar Warga Prokes dan Tertib Berlalu Lintas
- Drs. Arifin M.Laws Mlati Gantikan Panewu Yakti Yudanto Di Kapanewon Mlati Sleman
- Kebenaran Tidak Akan Runtuh Kata Hudiyanto SH Penasehat Hukum 1 Hari Sebelum Putusan Kasus Mata Pelajaran Nilai ijazah YIS Di PN Sleman ‘Siapa Yang Menang ?
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




