Syiar Islam

Ustod Rohim Plosokereb Sampaikan…

Senin, 18 Juni 2018 | 18:40 WIB 0 comments
Ustod Rohim Plosokereb Sampaikan… Patuk media pastvnews.com, syiar islam, hari raya iedul fitri adalah moment berkumpul dan ketemu keluarga bahkan sanak saudara yang lagi pulang kampung.

Read more

Khotib idul fitri 'Semua yang…

Sabtu, 16 Juni 2018 | 08:32 WIB 0 comments
Khotib idul fitri 'Semua yang… Jogja media online pastvnews.com, syiar Islam dalam ceramahnya H. Andy Dermawan MA dalam khotbah iedul fitri 1439 H /2018 di halaman balai kota Jogja, mengangkat tema fungsi fitroh sebagai prinsip dasar membangun spritual komitmen.

Read more

Tidak ada satupun institusi keagamaan…

Sabtu, 16 Juni 2018 | 08:20 WIB 0 comments
Tidak ada satupun institusi keagamaan… Jogja-media pastvnews.com, Andy Darmawan adalah Dosen UIN dan anggota  majelis tablig Muhammadiyah, dalam ceramahnya Dia menjelaskan, di zaman pemerintah umar bin Khotoh khalifah umar pernah sidak di perkampungan pelosok desa dan ketemu pemuda penggembala kambing.

Read more

Takbir dan Tahmid Menggema Membuat…

Jumat, 15 Juni 2018 | 18:15 WIB 0 comments
Takbir dan Tahmid Menggema Membuat… Jogja-media pastvnews.com, Syiar Islam takbir dan tahmid rangkaian dalam setiap hari raya sholat idul fitri dan pasti berkumandang dengan santun dan membuat jamaah  bertambah khusuk dalam menjalankan sholat berjamaah.

Read more

Khotib Iedul Fitri Perumnas Condongcatur…

Jumat, 15 Juni 2018 | 19:48 WIB 0 comments
Khotib Iedul Fitri Perumnas Condongcatur… Depok Sleman - media pastvnews.com berapa banyak orang Islam yang selama Ramadhan rajin ke mesjid, tetapi begitu  Ramadhan  habis,  seakan tidak  kenal masjid lagi. Berapa banyak  orang Islam yang selama  Ramadhan rajin  membaca Al-Qur’an tetapi begitu selesai  Ramadhan, Al-Qur’an dilupakan.

Read more

Malam idul Fitri 1439 H/2018 remaja…

Kamis, 14 Juni 2018 | 02:15 WIB 0 comments
Malam idul Fitri 1439 H/2018 remaja… Kotagede media pastvnews.com, syiar Islam, takbir akbar remaja masjid berkumandang menghiasi kawasan kotagede dari jalan kemasan hingga  pasar kotagde jalan Mondorakan pada kamis 14 juni 2018.

Read more

Subkhanallooh Merdunya Kalam Illahi…

Jumat, 8 Juni 2018 | 19:21 WIB 0 comments
Subkhanallooh Merdunya Kalam Illahi… Redaksi-media pastvnews.com, pengajian umum yang di muat ini  merupakan pengajian dalam rangka wisudawan wisudawati di ponpes Al-mujahidin Bantul Yogyakarta pada tanggal 21 Mei 2018 lalu.

Read more

Humanity Foodtruck Peduli Sambil…

Kamis, 7 Juni 2018 | 23:18 WIB 0 comments
Humanity Foodtruck Peduli Sambil… Jogja media online pastvnews.com, aksi sosial ACT  6/6/2018 yang satu ini tak bisa di lupakan dengan gebrakan ala kadaranay dalam arti publikasi ternyata kegaitan mampu mendapat perhatian serius dari para warga, Para relawan dikala memasuki waktu senja saat itu para relawan menghampiri kakek-kakek yang duduk di sudut jalan tepat berhadapan dengan monumen bersejarah Jogja, ia ialah Mbah Sukijo (85), dari penuturan kisahnya kakek ini boleh dibilang merupakan salah satu saksi sejarah ketika Belanda dan Jepang menyerbu Yogyakarta/ Sukijo menambahkan, semasa hidupnya ia sempat mendapati 3 kali masa Kesultanan Yogyakarta, maklum di usianya yang sudah senja itu penglihatan dan pendengarannya sudah tidak lagi mawas, sehingga kami Tim ACT harus mengulang pertanyaan beberapa kali untuk menanyakan kondisi dan kesehariannya. Mbah Sukijo pernah berkisah ketika Yogyakarta dimasuki tentara Dai Nippon Jepang, ketika itu Indonesia belum merdeka seperti saat ini. Banyak dari teman-temannya yang dibawa truk tentara Jepang, kemudian setelah itu teman-temannya tidak pernah lagi kembali. Mbah Sukijo dapat dikatakan orang yang beruntung, dari pemaparan kisahnya ketika itu ia dan kelima kawannya pernah di datangi oleh tentara Jepang, dari semua kawannya yang dibawa truk tentara Jepang hanya dia yang tidak dibawa, lambat laun baru diketahui dari kabar bahwa kelima kawannya tersebut telah terbunuh. Pertemuan hangat itu pun akhirnya berakhir ketika matahari telah menyembunyikan dirinya, sambil memandangi kakek ini makan dengan lahapnya, pelan-pelan kami ijin pamit untuk menunaikan ibadah sholat magrib. Sore itu Jogja terasa berbeda, banyak hikmah dan pelajaran hidup yang dapat dipetik. Di setiap sisinya Jogja menyimpan guratan sejarah yang harus terus dipelajari oleh genarasi-generasi muda hari ini. Begitulah keseharian kisah perjalan Humanity Foodtruck di kota Istimewa ini, semoga semakin banyak masyarakat terbantukan dari program berbagi keberkahan ini dan semoga lebih banyak lagi masyarakat menjadi lebih peduli terhadap persoalan kemanusiaan, baik tingkat lokal, nasional maupun global.  Oleh: Nasrudin, ACT DIY/tim redaksi

Read more