Vaksinasi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Sasar Mahasiswa Dan Pelajar
Selasa, 3 Agustus 2021 | 06:50 WIBSLEMAN- media Pastvnews com Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menggelar vaksinasi yang diikuti masyarakat umum dan Ratusan mahasiswa dari seluruh Nusantara yaitu Papua, NTT, Kalimantan, Sumatera yang masih tinggal di DIY, melaksanakan vaksinasi disentra vaksin Poltekkes Kemenkes Yogyakarta pada Senin 2 Agustus 2021.
Kegiatan vaksinasi di hadiri oleh Kepala BIN Daerah (Kabinda), Dr.Andry Wibowo, Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr.Joko Susilo, Koordinator Velox et Exactus, AKBP.Sugiyono, PJ. Vaksin, Ida Magdalena, Ketua Satgas Covid- 19, Ahmad Husein.
Vaksinasi bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia dilakukan untuk mencapai herd immunity serta kekebalan komunal.
Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr.Joko Susilo menyampaikan bahwa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta merupakan satu dari 38 kawasan di DIY yang diberikan amanah untuk melakukan vaksinasi bagi masyarakat termasuk mahasiswa seluruh Nusantara yang masih tinggal di Yogyakarta.
Vaksinasi yang di laksanakan ini berlaku untuk umum dan untuk mahasiswa dari seluruh Indonesia karena DIY adalah miniatur Indonesia. Di harapkan mahasiswa yang sudah divaksin dapat melakukan promosi dan sosialisasi kepada komunitasnya untuk tidak takut divaksin, harapnya.
Vaksinasi tersebut menggandeng beberapa stakeholder, lembaga dan komunitas. Vaksinasi yang di laksanakan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dengan target 450 yang sebelumnya hanya 100 orang/ hari jelasnya saat ditemui awak media pada acara vaksinasi sedang berlangsung.
Pada kesempatan yang sama Kepala BIN Daerah (Kabinda) DIY, Dr Andry Wibowo, menyampaikan vaksinasi bagi seluruh masyarakat ini kolaborasi bersama antara Kementrian dan Lembaga.
Seluruh masyarakat DIY diharapkan lebih banyak yang sudah divaksin. Untuk kemajuan DIY target kami terdepan adalah sektor Pendidikan dan sektor Pariwisata.
Pemerintah menargetkan vaksinasi ini selesai di bulan Desember 2021. Ketersediaan dari vaksin tersebut sebagai bagian dari akselerasi sukseskan program vaksinasi. BIN Daerah juga merekrut tenaga profesional menggandeng instansi juga lembaga.
Sementara itu Koordinator Komunitas Velox et Exactus, AKBP. Sugiyono berkomitmen membantu mahasiswa utamanya yang belum mendapat vaksinasi agar DIY segera mencapai herd immunity. Karena perekonomian DIY ini meliputi dua sektor yakni ini sektor pendidikan dan sektor pariwisata, tandasnya.
PJ.Vaksin, Dr Ida Magdalena menjelaskan Poltekkes Kemenkes menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal untuk hari ini kami melayani vaksin pertama dan vaksin kedua seperti biasanya yang dilaksanakan setiap hari .
Untuk vaksin kedua kami menjalankan vaksin yang pertama dulu. Vaksin yang pertama Astra Zeneca umur 18 tahun ke atas sudah bisa melakukan vaksin. Untuk vaksin yang kedua memakai jenis Sinovac umur 12 tahun ke atas
Kemudian untuk hari ini target sasarannya 300- 400/hari. Sasaran berasal dari seluruh Indonesia. Jadi kita tidak membatasi syarat- syaratnya untuk umum yang penting memenuhi syarat di pendaftaran di link pendaftaran yang ada di Webb Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Ida Magdalena juga menjelaskan untuk tenaga dokter dari kita juga di bantu oleh Ikatan Dokter Indonesia( IDI) di Poltekkes Yogyakarta. Kita juga di bantu yang semuanya berasal dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yaitu mahasiswa, organisasi- organisasi mahasiswa, satgas Covid- 19 dan banyak yang membantu dalam kegiatan vaksinasii tersebut.
Harapan kita kepada seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksin semua. Jadi kita berharap semua masyarakat yang ber- KTP DIY ataupun bukan sudah bisa mendapatkan vaksin baik Sinovac maupun Astra Zeneca, pungkasnya.
Ketua Satgas Covid- 19, Ahmad Husein saya diberi kepercayaan sepenuhnya oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dan Wadir III untuk mengamankan kegiatan vaksiasi ini. Ia mengatakan pada prinsipnya untuk seluruh masyarakat DIY dan mahasiswa seluruh nusantara semua harus mendapatkan vaksin. Ia juga mengatakan hari ini semua kuota bisa dilayani.
Vaksinasi pada awalnya sasaran hanya 100 orang/ hari dan sekarang ada perkembangan sasaran meningkat hingga 450 orang/ hari. Vaksinasi ini dilaksanakan sampai di minta pak menteri untuk berhenti, terangnya. Mar

Video Terkait
- Berpakaian APD Ini Contoh Lurah Peduli Warga Tak Sungkan Pimpin Pemakaman Jenazah
- Bupati Sleman Kunjungi 200 KK Warga Triharjo Sleman Yang Isoman ‘Lurah Irawan Mengucapkan Terima Kasih
- Tips Melawan Virus Ki Dalang Benyamin Sudarmadi Semanu Gunungkidul Yang Sembuh Dari Serangan
- Saat PPKM Darurat Juli 2021 Sektor Pariwisata Paceklik Wisatawan
- Kasus Nilai Ijazah Dugaan Keterangan Palsu Diakta Otentik YIS Advokad Terdakwa Opening ‘Statment’ Ini Akrobat Hukum”
- Juli 2021 Polres Sleman Kembali Sikat Pengguna dan Pengedar Narkoba Nich Tersangkanya
- Sidang Perdana Kasus Sekolah YIS Sleman Advokad Terdakwa Supriyanto Bersitegang Dengan JPU
- Yogyakarta Independent School Sinduadi Sleman Mewah dan Megah Tapi Dugaan Kasusnya Besar, 1 Orang Telah Ditahan Sidang Pengadilan Pertama 27 Juli 2021
- Tips Suryanto Peternak Burung Yang Gigih Melawan Serangan Virus Dan Sembuh
- Kapolres Sleman, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, S.I.K,. M.H. PPKM Gelar Sistem Humanis
- Polda DIY Serahkan Bantuan Sosial 250 Paket Beras Kepada Komunitas Pemulung Merdiko
- PPKM Darurat Polres Bantul Gelar Big Patroli Sumbang Beras Ke Pedagang Angkringan
- Inilah Qurban Jamaah Masjid Darul Hikmah Manggung Caturtunggal Sleman 1442 H
- Ngoro-oro Tolok Ukur Syiar Islam Di Kapanewon Patuk ‘Ratusan Shohibul Qurban Tahun 1442 H Inspirasi Mendongkrak Keimanan Dalam Beribadah
- Kawasan Jonge Gunungkidul Cocok Untuk Pengembangan Varites Brambang Super
- Joko Danang SH. MKn. Dalam Khotbah Iedul Quban 1442 H Umat Muslim Saat Ada Musibah Sabar dan Jangan Terus Meratapi Berkepanjangan.
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





