Kembali Ke Index Video


PAIDI S.IP MENGHARAPKAN TIDAK ADA PERPECAHAN AKIBAT BANTUAN

Rabu, 13 Mei 2020 | 22:18 WIB
Dibaca: 74
PAIDI S.IP MENGHARAPKAN TIDAK  ADA PERPECAHAN AKIBAT BANTUAN
PAIDI SIP

Bantul –PASTVNEWS.COM, Anggota DPRD Kabupaten Bantul dari dapil IV Fraksi Golkar, Paidi S.Ip beropsisi  sekigus mengharapkan agar jangan ada perpecahan serta permusuhan di tengah masyarakat hannya karena adanya pembagian bantuan terdampak pendemis Virus corona (Covid -19) yang dinilai tidak merata.

Saya sebagai wakil dari panjenengan sedoyo berpesan agar jangan mempermasalahkan apabila nama dan dirinya  tidak tercantul dan tidak mendapatkan bantuan", kata Anggota DPRD Bantul Dapil IV Fraksi Partai Golkar, Paidi S.Ip, saat reses II Tahun 2020, di Rumah Ibu Salamah Turi Bambanglipuro Bantul, Kamis (14/5/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, selain itu jangan berkeinginan bahwa nama dirinya bisa tercantum dalam daftar nama dua atau lebih jenis bantuan yang ada. Sebaiknya jika sudah terdaftar dan menerima bantuan dari salah satu jenis bantuan, PKH misalnya, jangan mengharapkan bantuan dari APBD, misalnya.

Diharapkan semua orang berfikiran bahwa meskipun saya berhak menerima batuan itu, namun apabila tidak mwlendapatkan juga tidak masalah", harap Paidi.

Paidi yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Bantul, menjelaskan Program  Bantuan Untuk   Masyrakat Berdampak Covid -19 banyak ragamnya  yaitu dintaranya PKH, BPNT, BLT Dana Desa, BST Kementerian/kemensos dan  BLT APBD.

PKH adalah program keluarga harapan, bentuknya uang tunai langsung masuk rekening masing-masing. BPNT (dulu namanya Raskin) adalah Bantuan Pangan Non Tunai, bentuknya berupa Bahan Makanan yang disalurkan melalui Kios Desa yang ditentukan oleh bank Mandiri ataupun lainnya kerjasama TKSK kecamatan.

 BST Dana Desa adalah Bantuan Tunai dari Desa Masing-masing, Besarannya 600 ribu per bulan direncanakan selama 3 bulan.

"Terkait dengan Covd -19 dan juga reses kali ini, untuk pencegahan pendemi maka kita semua harus mentaati protokoler yang berlaku. Misalnya jaga jarak, cuci tangan dan berpula hidup sehat", kata Paidi.

Dalam reses kali ini, karena terkait dengan adany Covid -19, maka diberlakukan protokoler tersendiri. Yaitu pesertanya maksimal 40 orang. Ini dibagi 4 saison yang per saisonnya 10 peserta. Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi