200 PEREMPUAN BERKEBAYA INDONESIA MENARI
Minggu, 15 Mei 2022 | 06:37 WIBYOGYAKARTA - Pastvnews.com, seni dan budaya sebuah perhelatan yang menunjukan perempuan berkebaya tampil dengan khas pakaian budayanya. Perkumpulan perempuan berkebaya Indonesia mengadakan, gelar ragam kegiatan dan satu diantaranya adalah lomba berkebaya wanita Indonesia khususnya di daerah Yogyakarta.
Hal tersebut disampaikan ketua pelaksana lomba berkebaya Indonesia MG Tinuk Suhartini kepada para wartawan di, halaman kantor walikota Yogyakarta Sabtu 14 Mei 2022.
Lebih lanjut Tinuk mengatakan ini adalah salah satu cara kami, berkampanyekan ingin memperkenalkan kebaya agar mangkin di cintai dan dilestarikan oleh perempuan Indonesia khususnya wanita Yogyakarta.
Tinuk juga menjelaskan kampanye yang kami lakukan ini, ada banyak cara diantaranya dengan menari berpakaian kebaya ini adalah salah satu cara kami mengkempanyekan kebaya agar mangkin di kenal oleh perempuan Indonesia.
Mengapa menari ? kata Tinuk karena menari itukan salah satu produk budaya dan visi misi kami, kan melestarikan budaya Indonesia selain kebaya kami juga ingin agar tarian juga tetap dikenal tetap dicintai memakai kebaya.
Sebetulnya kata Tinuk kami mengundang publik untuk bersama - sama menari dengan kami, namun karena terkendala oleh Covid -19 kami hanya diminta membatasi peserta yaitu pada hari ini hanya ada 200 peserta.
Kedepanya kami berharap lebih dibebaskan untuk menentukan jumlah pesertanya, Tinuk juga menjelaskan perempuan berkebaya Indonesia ini berdiri pada bulan Oktober 2015.
Komunitas ini mempunyai misi tetap melestarikan budaya indonesia, dan bervisi mengangkat kebaya sebagai busana keseharian perempuan Indonesia.
Hingga kini kata Tinuk lebih dari 50 orang perempuan telah menjadi anggota aktif di komunitas ini, kita tidak membatasi usia maupun latar belakangnya yang menyatukan adalah kecintaan terhadap pelestarian kebaya sebagai dari budaya Indonesia.
Dalam rangka perwujudan cita dan upaya pelestarian budaya indonesia, Perempuan Berkarya Indonesia ( PBI) maka dengan itu kami mengajak para perempuan untuk belajar bersanggul dan menari bersama - sama.
Ditambahkan, dalam acara pada hari ini kami juga menarikan sebuah tarian yang, merupakan tari kreasi milik Perempuan Berkebaya Indonesia selain menari bersama peserta akan diajak untuk belajar memakai sanggul cepol terlebih dahulu.
Kegiatan bertajuk ' kebaya menari ' adalah kolaborasi dari Padepokan Seni Omah Cangkem dan, Perempuan Berkebaya Indonesia Yogyakarta lagu yang berjudul kucinta Indonesia. Yang tarianya adalah hasil ciptaan koreografer ternama Bapak Anter Asmorotejo. Tinuk juga menyampaikan peserta tari dan sanggul dari seluruh lapisan masyarakat dengan rentan usia 4 tahun hingga hampir 55 tahun.
Peserta diikuti pula oleh beberapa buruh gendong pasar Beringharjo. Kata Tinuk selain perempuan berkebaya menari peserta juga diajak belajar memakai sanggul cepol.
Selanjutnya juga menyuguhkan fashion show dari salah satu sponsor diperagakan penampilan terbaik, sanggul terbaik, penampilan terunik, Penari terheboh, peserta termuda dan Peserta tertua, pungkasnya, Mar

Video Terkait
- Rangkaian Hari Jadi Pemkab Sleman ke 106 Tahun 2022 Gelar Upacara Dan Kirab Bedol Projo
- Gayung Bersambut Warga Idolakan Anies Baswedan Pimpin Indonesia 2024
- Liburan Di Kawasan Gunung Nglanggeran Gunungkidul
- Kecelakaan Pra Operasi 193 Dan 104 Kejadian Dalam Ketupat Progo 2022 Penurunan Lakalantas 89 Kejadian
- Ahli Waris Tanah Tutupan Untuk JJLS Bantul Minta Ganti Rugi Tak Hanya Tanamannya
- Syawalan Warga Pengkol Gununkidul Gelar Wayangan Kulit
- Spisial Kunci T Untuk 32 X Nyolong Montor HP Asal Sumsel Masuk Sel Polres Sleman
- Tradisi Tali Silaturohim Kuda Lumping Soka 1 Syawal Pentas Ada Barongan Lambenya Menor Kemayu
- Khotib Iedul Fitri 1443 H Di JEC Yogya Ingatkan Tetap Jaga Kebersihan And Istikomah Di Masa Sulit
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





