Kembali Ke Index Video


Suharsono vs Halim Adu Kekuatan Di Pilbub 9 Desember 2020 “Siapa Unggul ?

Senin, 8 Juni 2020 | 08:25 WIB
Dibaca: 389
Suharsono vs Halim Adu Kekuatan Di Pilbub 9 Desember 2020 “Siapa Unggul ?
Deklarasi dukungan kepada Suharsono

Bantul – pastvnews.com, genderang perang mencari pemenang sudah dimulai pra Pilbub. Halim Muslih yang menjadi wakil bupati di pilkada 2020 siap menantang Suharsono untuk menggantikannya menjadi Bupati.

Suharsono pun sigap meladeni tantangan Halim Muslih untuk tidak menggesernya sebagai Bupati. Wiich gerakan saling tantang ini kian terasa menghangat apalagi keduanya memasang dengan berbagai setrategi untuk menuju Bantul 1  ‘Lalu Siapa Yang Akan Unggul ?

Untuk meraup pundi pundi suara di pilbup maka pendukung dan Gerakan Bhakti Cendana Bantul  mendeklarasikan dan siap untuk mendukung serta memenangkan pasangan "NOTO" (Suharsono - Totok Sudarto) dalam pemilukada 2020 yang akan berlangsung 9 Desember 2020.

Awak media, Minggu (7/6/2020), melaporkan, diklarasi ini berlangsung di rumah kediaman Bupati Bantul Drs H. Suharsono Sewon, Minggu (7/6/2020) petang. Pada kesempatan ini dihadiri pasangan "NOTO", Ketua Posko Pemenangan Aris Iskandar, Korda GBC Bantul Muji Sobari, Korwil DIY Didik Indarto dan Sahono serta para utusan dari kecamatan.

Aris Iskandar, mengatakan, diharapkan dengan deklarasi ini nantinya ada tindak lanjut langkah nyata untuk memenangkan jagoan besutan kami.  Dengan melihat perkembangan dinamika politik di Bantul saat ini, bisa dipastikan bahwa pemilukada Bantul 2020 di ikuti dua Pasangan calon yaitu NOTO dan Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo.

Diharapkan dengan deklarasi ini semua untuk kemenangan guna memajukan dan membangun Bantul", kata Arif.

Sementara itu, Korda GBC Bantul Muji Sobari, menyatakan, alasan daripada adanya dukungan ke NOTO yaitu  pembagunan di Bantul  dirasa sudah nyata, agar pada tahun 2020/2025 pembagunan ekonomi kerakyatan di Bantul juga lebih baik.

Pada kesempatan sama Korwil GBC DIY Dahono dan Ketua Korwil DIY Didik Indarto, menyatakan, GBG terdiri dari berbagai lapisan dan sudah terbentuk koordinator di seluruh kecamatan yang jumlah ada 17.

Koordinasi untuk upaya pemenangan termasuk penggalangan massa, akan dilakukan  dengan sistem berbagai cara satu diantsranya group wa di tingkat kecamatan bingga desa. Pokoknya kami siap kerja," katanya.

Bupati  Bantul (selaku pasangan NOTO), Suharsono, dalam sambutannya mengatakan, dalam kampanye Pemilukda 2020 pihaknya tidak akan mempergunakan fasilitas negara dan hanya mempergunakan fasilitas dari pribadi.

Saya hanya satu keinginan untuk membangun Bantul agar masyarakat Bantul bisa sehat, cerdas dan sejahtera", kata Suharsono.

Sementara Totok Sudarto, mengatakan, dahulu pada massa pemerintslahan Presiden Suharto ada Tri Logi Pembagunan sehingga arah pembagunannya jelas. Maka Bapak Suharsono juga ingin membangun Bantul  dengan mengadopsi trilogi pembagunan.’ Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi