Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Pembangunan Di Ngunut Playen Gunungkidul ‘Kian Ramai Hasil Penyelidikan Malah Bocor Kemasyarakat ‘Viral Dan Menghebohkan
Sabtu, 18 April 2026 | 18:50 WIBGunungkidul - media pastvnews.com, warta daerah demo pada 7 Desember 2025 oleh warga Kalurahan Ngunut, Playen Gunungkidul untuk yang kedua kalinya kembali diggelar aksi ini untuk memprotes dan menuntut pengusutan dugaan korupsi dengan sistematis yang diduga dilakukan oknum pamong setempat.
Kala itu demo massa menilai penyimpangan keuangan telah berlangsung bertahun-tahun bahkan tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban hingga kemarahan memuncak.
Sejumlah bukti seperti rekaman percakapan internal pamong dan rekening koran di tunjukkan bahkan saldo nyaris habis tanpa kegiatan yang dapat di pertanggungjawabkan,
AF. Salah satu tokoh setempat kepada awak media mengatakan demo kelanjutan itu menelisik pentingnya transparansi pengelolaan anggaran kalurahan Ngunut.
Kami meminta usut dugaan penyimpangan secara tuntas dan para pelaku diproses secara hukum paparnya kepada wartawan usai demo saat itu 7 Desember 2025 siang. Ungkap pria tersebut.
Sementara itu dari pantauan media di kalurahan Ngunut ini atas Demo warga Ngunut yang menyoroti di sejumlah titik dinilai ada yang tidak beres, lantas berujung aparat penegak hukum terjun ke lokasi untuk penyelidikan dugaan yang di maksud warga.
Sejumlah sumber yang sementara ini tak mau disebutkan dalam pemberitaan, dalam pojok desa ada yang mengatakan, sebenarnya kasus dugaan penyelewengan dana ini sejak 2017 berhembus dan mengarah kepada perilaku tutup lobang gali lobang sehingga tahun 2025 meledak hingga aksi demo menuntut agar diusut secara tuntas atas kasus ini.
PENYELIDIKAN BOCOR
Sementara itu berlarutnya kasus ini maka unit tipikor Polres Gunungkidul juga bergerak untuk melakukan penyelidikan ke lokasi serta ke sejumlah sumber warga setempat, sehingga warga merasa lega karena ada tindak lanjutnya,
Namun banyak warga justru terperanjat dan heran karena di WA group warga Ngunut malah mengetahui hasil penyelidikan dan beredar pada kamis 9 April 2026 bahwa dari tim unit tipikor Polres Gunungkidul atas kinerja APH hasilnya bocor ke public bahkan sampai diluar desa Ngunut.
Mengkait dengan penyelidikan Tpk oleh unit tipikor Polres Gunungkidul atas adanya data penyimpangan dana desa di kalurahan Ngunut yang bocor ke ke masyarakat, kami selaku penasehat hukum bendahara desa Ngunut sangat menyayangkannya,
karena tidak seharusnya dokumen hasil penyelidikan tersebut bocor di masyarakat, dan itu seharusnya hanya untuk kepentingan penyelidikan, seharusnya pula penyidik bersifat hati – hati, professional dan tentunya kejadi tersebut harus menjadi perhatian jajaran Polres Gunungkidul papar penasehat hukum, danarta
Kemudian terkait hasil penyidikan yang bocor dimasyarakat adalah tidak seperti yang di tuduhkan dan kami punya bukti tentang penyimpangan penggunaan uang tersebut, kata Priyana SH kepada wartawan.
Dengan demikian kami keberatan seolah - olah mendiskreditkan klien kami Danarta Kalurahan Ngunut, pada hal ada perihal lain yang paling bertanggung jawab selaku pengguna anggaran (PA) dan harus dituduh dan diproses secara hukum dan jangan tebang pilih,
‘Papar Priyana yang memiliki reputasi tinggi dalam setiap penanganan kasus tipikor kepada kliennya yang lebih dari 60 persen kegiatannya menangani perkara Tipikor di DIY.
Tanggapan kepada media ini mengkait kasus, Priyana, kembali berkata bahwa, penyidik harus tegas tidak boleh takut kepada tekanan pihak - pihak tertentu, sehingga kinerjanya professional, tandasnya senin 17 April 2026 saat di konformasi wartawan media via teleponnya.
Makin serunya kasus demo dan dugaan penyelewengan dana desa ini juga membuat tim awak media mendatangi danarta untuk di mintai informasi seputar kasus pembangunan dengan penggunaan dana desa, namun saat wartawan sampai di rumahnya, bendahara Kalurahan (Danarta) Ngunut, Playen, Noviana Nur Fatimah, pada 15 April 2026 tetapi nama yang bersangkutan tak ada dirumahnya.
TOKOH MASYARAKAT
Kian ramai dan viralnya Ngunut dalam kasus dugaan dana desa yang belum terungkap secara pasti maka media juga mendatangi tokoh LSM Dadang Iskandar.
Dia dalam kasus kasus sering vokal terhadap perkara koropsi, sehingga pada senin siang 13/4/2026 dirumahnya Ngunut mengatakan bahwa, kami warga tetap mendorong siapa saja yang terlibat harus ditangkap dan mempertanggung jawabkannya, enak aja melenggang 'kata Dia.
Ketika ditanya awak media siapa yang seharusnya bertanggung jawab ? Dadang menyampaikan, mau tidak mau semua anggaran yang telah keluar itu kan di teken atau ditandatangani oleh lurah maka puncuk pimpinan pemerintah kalurahan yang bertanggung jawab, mustinya lurah, Nah ini yang harus di fahami. Kata Dadang 'Tegas.
Bagaimana dengan bocornya penyelidikan ke public ? tanya media, yaa memang kasus ini kian mencuat, maka kami tetap mendesak agar jangan sampai berlarut-larut,
Tentu kami juga akan membuat surat laporan khusus ke pusat dan APH Tipikor agar perkara Ngunut segara di tetapkan tersangka, apalagi penggunaan dan audit sekitar Rp 700 juta dari auditor Inspektorat Gunungkidul telah menemukan jumlahnya, tandas Dadang Iskandar pegiat anti korupsi Gunungkidul tersebut.
MENJELANG PILKADES 2026 KIAN MEMANAS
Lain hal dengan narasumber yang juga sempat didatangi wartawan mbah Narto eks kejaksaan Gunungkidul, Dia mengatakan memang demo - demo sudah terjadi dan banyak tuntutan dan itu wajar sebab pamong dan lurah itu kan di lantik untuk mensejahterakan dan memajukan wilayah Ngunut, kalau dalam perkembangan dan akhirnya ada demo, tentu itu ada hal yang mungkin di curigai, warga dalam masa kekinian memang kritis dan tak bisa diam atas dugaan seperti dalam demo ‘ Katanya.
Di sisi lain juga tahun ini 2026 juga ajang kontestasi politik desa karena pilkades akan digelar jadi saya menangkap informasi kasus juga tak lepas dari kemungkinan kemunculan para calon untuk mencari simpati melalui kasus.
Calon kades sedikitnya yang beredar 5 balon kemudian bermunculan mereka juga menjadi hiruk pikuk Desa mengkait pembangunan dan telah menjadi sorotan public. Siapa saja nama - namanya balon lurah pak ? Tanya wartawan
Dijawab, yang jelas 5 orang balon lurah, 2 calon mantan lurah 1 lurah yang masih berkuasa dan 2 orang tokoh muda lain. Saya sudah pensiun momong cucu dan kadang kerja ke ladang saja, urusan kasus dan kades, saya netral ‘pungkasnya. Id/tim red

Video Terkait
- SYAWALAN 1447 H KADIN BANTUL SEKALIGUS MOMENT PERKENALKAN WEB GUBUG
- 3 Pejabat BPN, BKAD, Tata Ruang Bantul Angkat Bicara Berikan Kesaksian Dalam Kasus Tkd Srimulyo Lokasi Itu Hutan Lindung Dan Resapan Air
- Abdi Dalem Kraton Yogya Halal Bilhalal 2026 Dirumdin Wabup Bantul
- Tipikor Tkd ‘Iksanudin TPK Srimulyo Piyungan ‘Pelunasan Rumah Gamelan Pakai Uang Hutangan ‘Gesti Janti ‘Pemanfatan Tkd Tak Ada Izin Gubernur
- Sidang Korupsi Bandwith Sleman, Eka Suryo Prihantoro Divonis 4 Tahun Penjara Hakim Soebekti Dissenting Opinion ‘Tidak Terbukti Secara Sah dan Menyakinkan Baik Dakwaan Primer Maupun Subsider
- Traveling wisata ke puncak suroloyo kulon progo lihat jawa tengah dan alam menoreh
- Sidang Tipikor TKD Srimulyo Dukuh Sogiran dan Sutardi ‘Terima Duwiit Dalam Tas Kresek Hitam Dari Lurah Wajiran
- Sidang Tipikor TKD dan Bledosnya Uang Sewa Tak Masuk Bendahara Srimulyo Piyungan ‘Wajiran Tak Bisa Mengelak
- Tipikor TKD Wajiran Srimulyo Piyungan Bantul Putusan Sela PH Angkat Bicara ‘Sogiran Dukuh Pandeyan Mondar Mandir Kawal Terdakwa
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'









