Kembali Ke Index Video


Projotamansari Sisihkan Dana RP 300 Milyar Untuk Tangani Covid -19

Kamis, 16 April 2020 | 10:26 WIB
Dibaca: 1285
Projotamansari Sisihkan Dana RP 300 Milyar Untuk Tangani Covid -19
Bupati Suharsono dan Asisten I Bantul Bambang Guritno

 

Bantul – PASTVNEWS.COM, Pemerintah Kabupaten Bantul Yogyakarta merencanakan akan menyesihkan dana anggaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  sebesar Rp 300 Miliar untuk penanganan dampak Virus Corona (Covid - 19).

Itu digunakan untuk masalah kesehatan,  sosial dan  ekonomi yang dialami oleh masyarakat", kata Asisten I Bantul Bambang Guritno saat mendampingi Bupati Suharsono, ketika ditanya wartawan, di Bantul,  belum lama ini.

Menurutnya, anggaran yang ada ini adalah untuk mengkaver warga yang terkena  dampak akibat Covid -19 yang tidak masuk dalam DPT (yang telah ada dari Pemerintah Pusat).

Yang sudah masuk dan telah ada di DPT tidak menjadi sasarannya. Diharapkan nantinya tidak  satupun diantara mereka yang telah mendapatkan KPH dimasukan ke data calon penerima, yang dimasukan adalah yang berhak dan masuk keteria.

Untuk menganggarkan dana Rp 300 Milyar ini,  hingga kini masih menjadi  pembahasan dan penajaman oleh Pekab melalui OPD", jelas. Bambang Guritno.

Diharapkan, ini semua sudah mulai bisa dialokasikan pada dua bulan terakhir. Sasarannya adalah diantaranya  masyarakat yang terkena pemberhentian kerja, terkena lock down dan tidak punya peghasilan selama tig bulan mulai terkena dampak covid.

Pengolahan data kepada para penerima akan dilakukan secara cermat, sehingga tidak ada doble data ataupun tumpang tindih.

Rencananya semua jiwa yang masuk dalam keteria sebagai penerima,  akan terkaver oleh anggaran itu. Tujuannya agar mereka bertahan bidup hingga wabah covid -19 berlalu.

Sementara itu, data hasil penelusuran reporter di tengah masyarakat menunjukkan, banyak masyarakat yang mengharapkan adanya perhatian dari Pemkab Bantul terkait akibat dampak Corona. Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi