Kembali Ke Index Video


Indonesia Telah Memilih Senjata Penolak Wabah Yang Salah

Minggu, 12 April 2020 | 07:48 WIB
Dibaca: 1185
Indonesia Telah Memilih Senjata Penolak Wabah Yang Salah
Bambang Wahyu Widayadi Wartawan ternama di Gunungkidul

Redaksi – media pastvnews.com, renungan dan sajak menggapai ridhla untuk kembali mengungkit kebesaran Illahi.

Di tulis oleh Bambang Wiyadi wartawan ternama di Gunungkidul berikut tulisannya mantab untuk di cermati dan direnungkan dalam hati.

Manusia Indonesia, padahal hanya memiliki ilmu tak ada sebesar biji zarrah, tetapi sudah mulai berani berlaku pongah. 

Kemahaluasan ilmu-Mu tentang pandemi,  dipameri  Rp 405 triliun tambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Mereka menyangka, dana itu bisa meluluhlantakkan wabah. Tidak, karena penggunaannya salah.

Mereka mengira, Paduka akan terkalahkan oleh ilmu  yang remeh-temeh. Ilmu yang menyembur-nyemburkan cairan ke udara dan  fasiltas umum ke seantero negara.

Sungguh, ilmu mereka tidak ada sekuku hitam, tetapi nyali mereka sebesar gajah, kemudian menantang-Mu.

Secara beramai-ramai Pimpinan Suku mulai dari Pusat sampai Daerah menyerukan agar Masjid-Mu tidak dikunjungi sampai batas waktu yang tidak ditentukan. 

Kami akan kerahkan pasukan elit guna melakukan sterilisasi Masjid dari kemungkinan terkontaminasi pandemi," seru mereka dari corong mobil keliling.

Benar-benar berlebihan, karena mereka menganggap, rumah-Mu menjadi tempat persembunyian gerilyawan pandemi. 

Ilmu mereka tentang wabah, sungguh tidak memadai dibanding yang Engkau Kuasai.

Engkau, di Luqman 27 padahal telah memberi perumpamaan yang sangat jelas. 

Seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan menjadi tinta, ditambah  tujuh lautan lagi, niscaya ilmu-Ku, tidak akan selesai dituliskan.

Maha benar, sesungguhnya Engkau  Maha Perkasa, dan Maha Bijaksana.

Sangat aib, mereka telah memilih senjata  penolak bala yang salah, dengan biaya yang sangat besar. 

Mereka memilih membeli galon plastik dan sabun, ketimbang memberi sedekah kepada  fakir miskin yang Engkau perintahkan.

Mereka menyangka Paduka ridha dengan pilihan  yang mereka lakukan. Padahal, ilmu mereka adalah ilmu yang meraba-raba. Tetapi ampunilah mereka, karena mereka tidak mengerti, bahwa dirinya tidak mengerti.

Tunjujukikah mereka di bulan ampunan-Mu (Romadlon), salah satu dari puluhan senjata otomatis berupa sedekah.

Hamba tahu sedekah akan memuntahkan 60 peluru per detik ke seluruh penjuru, dan pandemi-Mu akan melemah.

Ampuni mereka, bimbing mereka, supaya mereka menjadi umat yang beruntung di bumi dan di langit. Aku memohon, karena Engkau adalah Dzat Yang Maha Pengampun, dan Yang Maha Pemberi Bimbingan. Aamiin.  Bambang Wahyu Widayadi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi