Kembali Ke Index Video


Covid -19 Berakibat Banyak Siswa MI Putus Kontak Dengan Sekolahan

Kamis, 30 April 2020 | 19:37 WIB
Dibaca: 773
Covid -19  Berakibat Banyak Siswa MI Putus Kontak Dengan Sekolahan
Sidang Pansus DPRD Bantul Terkait Pendidikan

Bantul – PASTVNEWS.COM, Update 29/4/2020 - Sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI/setera SD) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs/sederajad SMP) di Bantul terpaksa harus putus kontak dengan sekolah sehingga tidak ikut sistem belajar mengajar di rumah saat dampak Covid -19.

Mereka terjadi putus kontak ada berbagai penyebab yaitu tidak mempunyai HP, pulang ke daerah asal, kesulitan dan tidak memiliki uang untuk membeli kouta HP untuk belajar di Rumah.

Hal itu terungkap dalam Pansus DPRD Bantul Bidang Pendidikan dan Kesehatan Covid.-19) bersama dengan para perwakilan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SD dan SMP,  Kelompok Kerja MI dan MTs serta Persatuan Guru Taman Kanak kanak Indonenesia PGTKI, di ruang sidang DPRD ini, Kamis.(30/4/2020).

Benar pak dampak Covid -19 sistem belajar di rumah, sebagian siswa kami terpaksa gak bisa mengikuti belajar di rumah. Karena kembali ke daereh asal, tak punya HP ataupun kouta pulsa tidak ada", kata Uli guru perwakilan dari PGTKI.

Menurutnya, yang lebih menyedihkan dan memberatkan para guru adalah wali murid mengharapkan adanya anggaran kuota untuk belajar di rumah. Padahal jika gurunya kasih berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) honornya hanya Rp200.000 per bulan. Ini apa mungkin bisa membantu siswa.

Dengan kenyataan itu, maka diharapkan di Bantul ada kebijakan yang bersifat memudahkan dan  meringankan beban para guru, sekolah dan siswa maupun wali murid", katanya.

Sementara itu, Yasmuri dan para anggota Komisi D DPRD Bantul yang juga pansus bidang ini, menyatakan, penanganan Covid -19 dalam penganggarannya dipermudah karena darurat. Pemkab diberi keleluasaan dalam menentukan anggaran. DPDR pada dasarnya akan mempermudah namun tetap akan mengontrolnya.

Oleh karenanya, sekolah agar mengusulkan anggaran untuk penyelenggaraan pendidikan di saat dampak Covid -19. Maksudnya ini untuk kelancaran belajar di rumah saat Corona", kata Yasmuri.

Sidang Panmus ini berjalan lancar namun terjadi dialaog ketat antara para anggota dewan dengan para utusan. Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi