PEMKAB SLEMAN DORONG MASYARAKAT GAMPING KELOLA SAMPAH SECARA MANDIRI
Jumat, 24 Juni 2022 | 08:42 WIBSleman-Pastvnews.com Pemerintah Kabupaten Sleman berikan arahan tentang tentang gerakan pengelolaan sampah melalui sosialisasi gerakan pengelolaan Sampah Mandiri yang dilaksanakan di Kapanewon Gamping Sleman, Selasa 21 Juni 2022.
Pengelolaan sampah masih menjadi salah satu pekerjaan yang belakangan tengah disorot oleh pemerintah daerah.
Dalam rangka menanggulangi sampah pemda melakukan berbagai cara dari mendorong masyarakat memilah sampah sampai dengan menggelar road show Gerakan Masyarakat Mengolah Sampah Mandiri.
Panewu Gamping, Sarjana menyampaikan bahwa di Kapanewon Gamping sudah memiliki 2 TPS 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Keduanya terletak di Padukuhan Ngaran, Balecatur dan Cambahan, Ambar Ketawang.
“Warga mau mengelola sampahnya secara mandiri karena tempat pembuangan akhir sudah luar biasa, ini menjadi permasalahan di Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) kaitannya dengan over kapasitas dar TPA yang ada di Piyungan.
Mau tidak mau kita harus melaksanakan gerakan pengelolaan sampah yang ada di sini dan untuk solusi pengurangan sampah kami juga berharap dari kalurahan ikut peduli, kata Sarjana.
"Perlu kami sampaikan bahwa sebenarnya sebelum ada wacana, ada surat dari DPU kaitannya dengan penutupan TPA kami bersama pemerhati juga pak lurah dan kelompok pengelolaan sampah kami sudah pernah mengundang untuk melakukan pengelolaan sampah yang akan dibuang di Piyungan.
Harapan kami yang dibuang di Piyungan hanya resudunya, karena harapan kami masalah sampah ini kalau bisa kita selesaikan sampai tingkat kalurahan tapi tentu saja ini bertahap, kemudian waktu itu kita juga mendatangkan nara sumber dari pemerhati Bp. H. Kholil merupakan pemerhati sampah dan lingkungan.
Kemudian peralatan alat pembakar spah yang ramah lingkungan waktu itu menghadirkan pak Dody untuk melaksanakan sosialisasi di Kapanewon Gamping Sleman.
Kaitannya dengan surat edaran Bupati Sleman No. 030 Tahun 2022 ini kami juga sudah mensosialisasikan baik di jajaran Pemerintah Kapanewon Gamping maupun di tingkat Padukuhan ketika ada Paguyuban Dukuh " Cokro Pamungkas" ini kami juga sudah mensosialisasikan kaitannya dengan pemilahan sampah.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman, Dra.Hj. Kustini menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Sleman tengah mempersiapkan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di daerah Sleman bagian barat, tengah, timur dan utara. Seluruhnya saat ini sedang dalam proses perizinan.
“Saya berharap semua tokoh masyarakat, seperti lurah, pamong, PKK, penggiat sampah dan lainnya dapat dapat mengikuti kegiatan secara aktif segala permasalahan tentang sampah serta mengajak masyarakat agar mau mengelola secara mandiri,” harapnya. Mar

Video Terkait
- PEMKAB SLEMAN TERIMA MOBIL JEMPUT BOLA PELAYANAN ADMINDUK
- Isu Menghangat Tiket Wisatawan Lokal Masuk Borobudur 750 .000 Mengakibatkan Kunjungan Wisatawan Menurun
- Genk Remaja -Dewasa Melakukan Tawuran 3 Pelaku Di Tangkap Di Piyaman Gunungkidul
- Sejak 20 Juni 2022 Letkol Danny Arianto Pardamaean G. S.Sos Dandim Sleman 0732
- MENTRI AGRARIA SOFYAN DJALIL DI RESHUFFLE SIPUT LOKASARI MALAH GEMBIRA LHA ADA APA ?
- MERIAHKAN HARI BHAYANGKARA KE-76, POLDA DIY GELAR SEPEDA GEMGIRA
- STANDAR OPERASIONAL PROSEDURE PEMBELIAN BBM BERSUBSIDI KHUSUS DI SEKTOR PERTANIAN
- Paguyuban Loyalis Soeharto - Partai Parsindo Menggoyang Dinamika Perpolitikan Indonesia
- 24 Tahun Pasca Reformasi Loyalis Soeharto Terdiam Kini Siap Merapatkan Barisan Menyalurkan Aspirasi Dalam Membangun Negri
- POLDA DIY GELAR BAKTI KESEHATAN KHITANAN MASSAL DI RS BHAYANGKARA
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




