Kembali Ke Index Video


DPR RI Komosi IX Sosialisasikan Advokasi Program Bangga Kencana Bersma BKKBN

Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:03 WIB
Dibaca: 119
H.Sukamto, SH dari DPR RI Komisi IX saat di berfoto bersama usai sosialisasi

SLEMAN- media Pastvnews.com warta daerah, Dalam rangka meningkatkan pemahaman peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)

BKKBN Pusat bersama mitra kerja dari DPR RI Komisi IX Bp. H Sukamto, SH melaksanakan kegiatan Sosialisasi Advokasi dan Kie Program Bangga Kencana bertempat di Pendopo Kalurahan Condongcatur, Senin 11 Oktober 2021.

Peserta sosialisasi dari BKKBN Perwakilan DIY, Dinas P3AP2KB Sleman, PKB Kapanewon Depok, Kader Kader IMP Bangga kencana adalah pembangunan keluarga kependudukan dan KB. Program bangga kencana merupakan wujud komitmen untuk berkontribusi dalam upaya terwujudnya keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang.

Adapun Program bangga kencana yaitu meliputi Pembangunan keluarga, kependudukan, KB dan kesehatan reproduksi

Menurut Narasumber dari BKKBN Perwakilan DIY manfaat Program Bangga Kencana adalah untuk membangun konsep berkualitas dan penuh dengan perencanaan, pengaturan  kelahiran dengan jaga jarak 3 tahun dan usia ideal untuk melahirkan  adalah pada usia 21 - 25 tahun.

Sedangkan untuk pengaturan kehamilan menggunakan alat kontrasepsi dengan prinsip dua anak lebih sehat, selain itu BKKBN Pusat akan fokus untuk menuntaskan persoalan Stunting atau kondisi gagal tumbuh anak balita di Indonsia, harapannya penduduk dapat tumbuh seimbang sehingga Indonesia lebih maju

H.Sukamto, SH dari DPR RI Komisi IX saat di wawancarai media Pastvnews.com usai acara Sosialisasi mengatakan pada saat ini kami baru melakukan resesi. Di dalam resesi ini kami isi dengan beberapa kegiatan antara lain kecuali kegiatan- kegiatan pokok kami sendiri.

Pertemuan, ketemuan dengan konstituen kami isi juga dengan sosialisasi tentang Bangga BKKBN ini. Bangga kencana pada intinya yaitu agar masyarakat sekarang ini mempunyai perencanaan karena ini akan merasa dirinya berhasil apabila semua itu dg penuh  direncanakan.

Apabila tidak direncanakan asal asal- asalan pasti hasilnya kurang  memuaskan. Sasaran kami yang paling di sasar adalah pada calon- calon pengantin baru, karena ini adalah pasangan usia subur.

Lembaga mereka juga akan mengatur berapa mereka akan punya anak, akan diapakan anaknya, sehingga diaturlah dari awal. Kenapa terjadi demikian menurut H. Sukamto, SH agar penumpukan penduduk di Indonesia tidak semakin terlalu cepat.

200 juta lebih sampai sampai nanti 300 juta nanti pemerintah akan susah untuk mengurus jumlah penduduknya. 200 juta jumlah penduduknya sangat padat maka kalau tiba saatnya semua warga ini harus direncanakan, akan diapakan keluarganya ? akan punya anak berapa?

Sehingga direncanakan dan anak nanti ada anak 2 atau 2 anak lebih sehat, akan diarahkan kemana. Arahnya adalah kita mengajak masyarakat untuk merencanakan ke depan ke depan itu seperti apa?

Maka ini kita undang ibu- ibu tapi ibu- ibu yang di maksud bukan ibu yang hamil, tapi ibu- ibu ini kan punyak anak sehingga mereka itu trenn narkoines Mereka ini akan menyampaikan kepada keluarganya masing- masing.

Harapan kami nanti peningkatan jumlah penduduk tidak terlalu tinggi, kesejahteraan masyarakat  semakin baik. Kesehatan masyarakat juga akan lebih terjaga dan lebih baik, pungkasnya.Mar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi