Kembali Ke Index Video


Pengundian Norut Calon Lurah Condongcatur Sleman Hanya Diikuti Dua Calon Lurah

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:05 WIB
Dibaca: 108
Calon Lurah Reno Candra Sangaji, S.I.P ( kanan) dan Calon Lurah Ocky Tri Putra, S.I. Kom ( kiri)

SLEMAN- media- Pastvnews.com Pesta Demokrasi Pilur di Kabupaten Sleman sudah memasuki tahap pengundian nomor urut calon lurah yang diwarnai Deklarasi Damai di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Senin 11 Oktober 2021.

Di Kalurahan Condongcatur Sleman, hanya ada dua calon lurah yang akan maju pilihan lurah (pilur) yaitu Reno Candra Sangaji, S.I.P dan Ocky Tri Putra, S.I. Kom.

Seusai pengundian nomor urut calon lurah dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara untuk mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh panitia.

Memasuki tahap berikutnya yaitu masa "Kampanye Damai" yang akan dilaksanakan pada tanggal 25, 26, 27 Oktober. Selanjutnya hari tenang yaitu tanggal 28, 29, 30 Oktober dan hari  terakhir tanggal 31 Oktober  akan dilaksanakan Pesta Demokrasi dengan sistem E- Evoting

Panewu Depok Sleman, Subagya, MM dalam sambutannya mengatakan setelah pengundian nomor urut calon lurah, kedua calon lurah sudah resmi menjadi calon yang berhak dipilih oleh masyarakat  Condongcatur Depok, Sleman.

Pengundian nomor urut satu (1) diperoleh Reno Candra Sangaji, S.I.P.  dan nomor urut qdua (2) diperoleh Ocky Tri Putra. "Semoga pilur di Condongcatur bisa berjalan dengan aman dan nyaman," kata Subagyo, MM.

Lanjutnya,  Subagyo, MM juga  mengatakan yang namanya demokratisasi itu ada persaingan, ada yang menang dan ada yang kalah apalagi kedua calon juga sudah menyatakan Deklarasi Damai.

Terkait pilihan lurah di Condongcatur tidak ada kendala , semoga nanti berjalan dengan lancar," harapnya.

Ia menjelaskan bahwa "Pilur secara e-voting ini merupakan yang kedua kali di Kabupaten Sleman. Sosialisasi dan simulasi sudah dilakukan untuk mempermudah calon pemilih, jelasnya.Tidak sampai 10 menit sudah diketahui calon lurah yang mempunyai suara terbanyak.

Calon Lurah Nomor 1, Reno Candra Sangaji, S.I.P saat di wawancarai awak media   mengatakan bahwa proses demokratisasi di Condongcatur berjalan dengan aman dan damai. "Menjadi pilihan lurah paling demokratis dan aspirasi masyarakat bisa disalurkan," katanya.

Reno berharap untuk partisipasi warga masyarakat masyarakat Condongcatur secara maksimal karena masa pandemi sudah mulai lebih baik. "Warga bisa menggunakan hak pilih politiknya di wilayah-wilayahnya," tutur Reno.

Terkait perolehan nomor urut 1, Reno mengatakan semoga juga menjadi nomor satu untuk suara terbanyak untuk kemajuan Condongcatur ke depan. "Semua nomor baik, kita syukuri saja, semoga menjadi sinyal baik," pintanya.

Ketua Panitia Pilur Kalurahan Condongcatur, Aris Munandar, SH saat diwawancarai media Pastvnews.com  menyampaikan  pemilihan lurah di Kalurahan Condongcatur tahapan demi tahapan yang dilalui  sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kemudian hari ini Senin 11 Oktober 2021 kita menyelengarakan pengundian nomor urut calon lurah . Nah undian nomor urut calon lurah yang wajib dihadiri oleh para calon- calon lurah, seluruh utusan dari sub kepanitiaan di Kapanewon Depok dan Satgas Covid- 19.

Pengundian nomor tersebut dari nomor urut dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, tanpa ada kebetatan, tanpa ada komplen, tanpa ada pertanyaan dari calon lurah maupun bapak/ ibu maupun para pihak yang menyaksikan.

Perlu diketahui bahwa pemilihan lurah Condongcatur pada tanggal 31 Oktober 2021 dengan jumlah TPS reguler ada 82 kemudian TPS Keliling ada 8. TPS- TPS itu akan melayani jumlah pemilih 229.860.000 pemilih. Kemudian pengundian nomor urut disaksikan sesuai dengan peraturan Perundang- Undangan yang berlaku, jelas Aris Munandar.

Yang berhak menyaksikan pengundian nomor urut adalah  Pertama : calon- calon lurah. Kedua: Seluruh panitia pemilihan lurah tingkat kalurahan. Ketiga : Dari unsur panitia Sub Kapanewon Depok. Keempat : Satgas Covid- 19 dari Kalurahan Condongcatur. Semua hadir tidak perlu membuat berita acara ketidakhadiran para pihak, terangnya.

Harapan kami di pilur 31 Oktober mendatang selaku Ketua Panitia para calon lurah dan para timnya memahami apa yang harus dilaksanakan dari waktu sekarang ini pengundian  nomor urut sampai hari H tanggal 31 Oktober bulan ini.

Hal- hal yang harus dilakukan adalah larangan- larangan sesuai dengan Peraturan Perundang Undangan yang berlaku. Sanksi yang diterima bila melanggar peraturan dan kampanye apa yang harus dilaksanakan, misalnya tatap muka tidak boleh lebih dari 50 peserta.

Bahan- bahan kampanye harus dalam kondisi steril. Jadi semua harus menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan Bupati yang sudah kita terima dan sudah kita sosialisasikan kepada semua pihak, jelasnya. Mar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi