Awal Tahun 2025 Ada Talut Ambrol Anggota Dewan DPRD Kulon Progo Angkat Bicara
Jumat, 3 Januari 2025 | 09:50 WIBKulon Progo – PASTVNEWS.COM, sebuah bangunan talut pinggir jalan tepatnya dekat dijalur underpas rel kereta api di Margosari Pengasih Kulon Progo ambrol di terjang air hujan kerusakan ini mengakibatkan ambrolnya bangunan bebatuan dan tanah lumpur memenuhi badan jalan saat malam hari hujan deras.
Pantauan awak media 2 januari 2025 lokasi sudah di bersihkan meski sejumlah titik memangmasih tergenang air beberapa centi meter.
Lokasi talut dekat dengan jembatan rel Kereta Api Indonesia itu dalam pengamatan memang saslurannya relatif kecil sehingga pembuangan saluran airnya penuh hingga meluap yang pada akhirnya tak mampu menahan beban dan talud ambrol.
Untuk mengindari atau waspada terhadap lokasi yang telah ambrol maka bagi pengguna jalan yang melintasi dilokasi jebol banguan itu tersebut sejak 2 januari 2025 Dipasangi police line oleh petugas setempat
Ambrolnya talut dekat underpass tersebut ramai menjadi sorotan media sejak rabu 1 januari 2025, bahkan saat itu runtuhnya bangunan hingga menutup seluruh badan jalan.
Seperti dalam unggahan medsos Tik Tok @Gpn Kp Djogja, Rabu (1/1/2025) 21.30 WIB merilis kejadian tampak air deras menggenang. Hal itu disebabkan salurannya kecil tidak mampu mengalirkan air yang melimpah hingga mengakibatkan runtuhnya talut akibat genangan air hujan tersebut.
Atas kejadian ambrolnya talut maka kamis 2 januari 2025 tim Komisi C DPRD Kulon Progo, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan BPBD Kulon Progo langsung terjun ke lokasi.
Tentu kami sigap untuk mengecek dan memasang rambu rambu agar pengguna jalan aman tidak terganggu” kata Anggota Komisi C DPRD Kulon Progo, Suradi ST.MT, saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media.
Sedang anggota Komisi C DPRD Kulon Progo, Pancar Driyo mengungkapkan, talud ambrol karena intensitas air hujan tinggi kemudian airnya melebihi kapasitas. Dengan demikian talud itu tersebut tidak mampu menahan beban air hingga ambrol ‘tandasnya,‘tim red

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





