Mantan Kepala Sekolah YIS Ingkari Surat Surat Terkait Kasus Nilai Ijazah YIS. Dia Bilang Itu Hanya Surat Informasi
Jumat, 3 September 2021 | 16:42 WIBSleman - Pastvnews.com, Sidang kasus nilai 2 mata pelajaran dalam ijazah SD Yogyakarta independent school dugaan palsu kian heboh dan menjadi perhatian publik baik dalam negri dan luar negri.
Sidang di Pengadilan Negri Sleman secarabertahap di awal 27 Juli 2021 yang laku pada hari kamis 2 September 2021 memasuki babak pemeriksaan para saksi fakta dan saksi ahli dari salah satu kampus di Yogyakarta.
Hasil sidang sangat menarik pengunjung sidang dibuat gempar dan mengegerkan karena mantan kepala sekolah YIS Orin Andrew Stephaney saat di tanya oleh para pengacara terdakwa dan para Hakim juga JPU dalam pesidngan mengaku tidak pernah membuat perintah kepada Supriyanto terdakwa terkait proses belajar atau ujian SD YIS.
Surat - surat yang ada tersebut di anggap hanya sebagai surat informasi saja. Sedang terkait adanya ijazah dan nilai yang tertera juga tidak pernah tahu dirinya tahunya setelah ada Berita Acara Pemeriksaan oleh kepolisian sebagai kasus.
Orin dengan tegas atas pengakuannya tersebut tidak pernah memerintah meski bukti - bukti telah di tunjukan oleh pengacara dan hakim.
Maka pasca sidang Hudiyanto SH. Advokad terdakwa maka kemudian akan melaporkan Orin andrew stephany MP.D ke polisi karena telah berbohong dan tidak pernah mengakui bukti bukti surat berkaitan dengan SD Yogyakarta Independent School di hadapan majelis hakim.
Salah satu surat perintah penugasan kepada Supriyanto nomor 047/ST/422/XI/2015 tentang pengelolaan data program
Sebelumnya warga negara asing tersebut telah di sumpah untuk berkata benar sebelum sidang agar dapat mengungkap kebenaran.
Namun fakta sidang, Orin kata orang jawa Blenjani atau berbohong. Mari kita simak selengkapnya. Tim red

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





