Pabrik garmen kobong tak beroperasi dana Jht di cairkan perusahaan
Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:15 WIBBPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja kabupaten Sleman, Bank BTN dan perusahaan memberikan kesempatan bagi 989 karyawan ter-PHK untuk mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) selama tiga hari, tanggal 16 – 18 Juni 2025 bertempat di Pendopo Parasamya.
Secara simbolis penyerahan dana JHT dilakukan oleh Komisaris Utama Robby Kusuma Harta didampingi oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE kepada perwakilan karyawan, Senin 16 Juni 2025. Hari pertama pencairan JHT tersebut sebanyak 300 karyawan yang ter- PHK.
Acara pencairan dana JHT hari perdana ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sleman, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Kepala BPJS Kabupaten Sleman, Ketua DPRD Kabupaten Sleman dan beberapa OPD terkait serta para karyawan yang ter-PHK.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Sutiarsih menyampaikan bahwa JHT yang diserahkan selama 3 hari tersebut kepada karyawan yang ter-PHK sebesar Rp. 3.9 miliar dengan besarnya kisaran masing-masing tenaga kerja berbeda- beda tergantung dari masa kerja karyawan yang bersangkutan.
“Sebagai upaya pendampingan bagi karyawan yang ter – PHK Pemkab Sleman juga telah menfasilitasi kuota penyerapan tenaga kerja di 4 perusahaan sejenis yakni PT. Hansol Indo, PT. Busana Remaja Agracipta (BRA), PT. Sport Glove Indonesia (SGI) dan PT. Anggun Kreasi Garment,” ungkap Sutiarsih.
Dinasker Sleman juga menyiapkan Progam Taksi Pekerja guna menfasilitasi pekerja yang ter-PHK dari PT. MTG agar dapat mengakses lowongan kerja sekaligus tes untuk dapat bekerja di beberapa perusahaan yang saat ini membutuhkan lowongan kerja.
“Dengan harapan para pekerja yang ter-PHK dapat segera mengakses pekerjaan sehingga meminimalisir resiko menurunnya tingkat perekonomian dan menurunnya angka pengangguran di wilayah Sleman,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Komisaris Utama Robby Kusumaharta menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Sleman beserta jajarannya dan OPD terkait yang telah membantu segala fasilitasnya sehingga persoalan yang dihadapi oleh manajemen tetap kondusif. Juga telah membantu pelaksanaan pencairan JHT bagi karyawan ter-PHK .
“Kami berjanji pembangunan renovasi pabrik kita usahakan 6 bulan selesai, yang akan kita mulai pada bulan depan (Juli) dan apabila sudah selesai dan beroperasi lagi kami akan menerima kembali karyawan yang pernah bekerja ‘tandasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa,SE mengemukakan, bahwa Komisaris Utama termasuk orang yang tatag (tabah) dalam menghadapi musibah ini dan beruntung tidak ada korban jiwa walaupun kerusakan mencapai 80% dan masih memikirkan para karyawannya.
Pesan kalau sudah menerima dana JHT agar digunakan sebaik-baiknya, jangan boros dan membeli sesuatu yang tidak penting. Dana JHT diharapkan bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari sebelum mendapatkan pekerjaan kembali atau untuk modal Usaha,” pesan Danang. (Mar).

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

