Ini Dia Opening Musium Terbuka Argomulyo Cangkringan Sleman
Sabtu, 11 Desember 2021 | 20:33 WIBSLEMAN- Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo meresmikan Museum Terbuka Bakalan Kalurahan Argomulyo Kapanewon Cangkringan Kabupaten Sleman, Sabtu 11 Desember 2021.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir. Suparmono, MM dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa dengan diresmikannya Museum Terbuka Bakalan Cangkringan ini akan menambah destinasi Pariwisata di Kabupaten Sleman.
Pembangunan tetenger erupsi Merapi Tahun 2010 dengan tema "Sirno Jalmo Lenaning Paningal" yang terletak di Dusun Bakalan, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan mengandung maksud bahwa masyarakat yang tinggal di sekitar Gunungapi Merapi memahami akan resiko bencana erupsi Merapi, sehingga kedepannya diharapkan tidak ada lagi korban karena kealpaan masyarakat itu sendiri.
Pada tahun 2017 melalui APBD, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman melaksanakan pembangunan tulisan “Sleman Volcanic Park” sebagai penanda Museum Terbuka Bakalan dengan nilai 150 Juta Rupiah.
Selanjutnya pada tahun 2018 Pemkab Sleman melakukan pembelian 7 bidang tanah dengan keluasan 6.619 m² dengan nilai pembelian 2,6 miliar Rupiah untuk pengamanan material erupsi Gunungapi Merapi Tahun 2010.
Pada tahun 2019, melalui APBD dinas Pariwisata Sleman melakukan pembangunan akses masuk dan balkon Museum Terbuka Bakalan, dengan nilai 130 juta Rupiah.
Selanjutnya pada tahun Anggaran 2020 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Penugasan Bidang Pariwisata dilaksanakan kegiatan Penataan dan Pembenahan LingkunganJ Museum Terbuka Bakalan berupa pembuatan Pergola, Penataan Lansekap dan Pembuatan Toilet dengan nilai kontrak fisik dan penunjang sebesar 419 juta Rupiah.
Dan pada tahun Anggaran 2021 melalui kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Penugasan Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata memperoleh anggaran dengan nilai kontrak fisik sebesar 1,57 Miliar Rupiah, untuk penyempurnaan Museum Terbuka Bakalan Cangkringan berupa pembangunan jalan setapak, pembuatan rambu-rambu penunjuk arah di dalam kawasan, pembangunan toilet, pembuatan tempat parkir, pembuatan papan interpretasi, penyediaan fasilitas kebersihan dan penyediaan fasilitas mitigasi.
Pada akhir tahun 2020 yang lalu kelompok masyarakat Padukuhan Bakalan memperoleh hibah pariwisata dari kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sebesar Rp.145 juta untuk renovasi bangunan pendopo.
Pengeloaan Museum Terbuka Bakalan nantinya akan kami kerjasamakan dengan Pokmas Penggiat Pariwisata Desa melalui Bumdes Kalurahan Argomulyo agar lebih dapat menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat setempat.
Untuk akselerasi tingkat kunjungan wisatawan ke Museum Terbuka Bakalan kami juga akan menggandeng Komunitas Jeep Wisata untuk memasukan trip/jalur jeep wisata masuk ke Kawasan Museum Terbuka Bakalan.
Dengan selesainya penyempurnaan destinasi Museum Terbuka Bakalan dapat memberikan wisata edukasi dan wisata mitigasi bencana sehingga memberikan pengalaman sebagai wisata minat khusus bagi pengunjung yang datang ke Kabupaten Sleman.
Dalam sambutaya Bupati Sleman mengatakan keberadaan museum terbuka ini tidak hanya dapat dinikmati sebagai sebuah destinasi wisata baru di Sleman, tapi lebih dari itu keberadaan museum ini menjadi “saksi” dasyatnya erupsi Merapi yang terjadi 11 tahun yang lalu.
Diharapkan museum ini dapat mengingatkan kita bersama tentang potensi bencana erupsi yang kita miliki. Serta saya berharap keberadaan museum ini dapat memberikan sumbangsih untuk meningkatkan dan menstimulus pemahaman masyarakat dan wisatawan tentang kapasitas mitigasi bencana erupsi Merapi dan tetap waspada, lanjut Kustini.
Selain itu, mengingat ini adalah museum terbuka, saya berharap pengelola dan masyarakat sekitar dapat menjaga dan melestarikan keberadaannya. Ini merupakan situs bersejarah yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai ada coretan-coretan atau aksi vandalisme pada area museum.
Di harapkan keberadaan museum ini dapat turut serta meningkatkan geliat perekonomian masyarakat sekitar museum. Peresmian ditandai dengan penandatanganan lokasi & peninjauan lokasi. Mar

Video Terkait
- Melanggar Ketertiban Manusia Silver Di Denda Majelis Hakim Beri Efek Jera
- Gubernur DIY Sri Sultan HB X Tetapkan 56 Desa Sebagai Desa Budaya
- Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terus Menonjol Lalu Apa Solusinya Gan ?
- Tingkatkan Perekonomian Warga Kalurahan Sidomulyo Bangun Pasar Unggas
- Pamong Jagabaya Sanden Bantul Di Lantik Ini Pesan Pak Lurah
- Merajut persaudaraan dalam komunitas pencak silat Ipsi Gunungkidul kerja bakti
- Burung Bangau Sahabat Petani Saat Membajak Sawah
- Akses Jalan Baru Ngalamg - Gading Gunungkidul Mulus Lancar
- PPKM Level 3 Natal dan Tahun Baru Seluruh Indonesia Batal Diterapkan
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




