Warga Joton Jogonalan Klaten Gelar Aksi demo Tuntut Ganti Rugi Tanah Terdampak Tol Jogja Solo
Jumat, 27 Agustus 2021 | 12:23 WIBKlaten- media pastvnews.com jalan tol jogja solo kian ramai jadi pembicaraan warga terlebih jalaut ini akan menggunkan tanah untuk akses tol yang di bnagun.
Warga Joton terdampak jalan tol mengaku nilai ganti untung atau yang di sodorkan belum layak sebab pasaran tanah 1 juta namum beredar kabar hanya 600.000 sampai dengan 700.000,
Budiyono kordinator aksi mengatakan saat aksi 24 Agustus 2021 yang lalu kepada para wartawan menjelaskan, ganti rugi tanah harus menguntungkan rakyat dan jangan merugikan. masak tanaman tidak dihargai. tandasnya.
Berikut tuntutan secara gamblang dari Paguyuban Pendukung Jokowi Terdampak TOL Jogja -Solo
Saat ini kami sedang terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Solo – Jogja diKami mendukung program pembangunan Presiden pilihan kami dan menyakini PSN Jalan Tol Solo –Jogya membawa kemajuan bagi masyarakat. Tetapi pelaksanaan Proyek Jalan Tol Solo – Jogja telah berjalan 1 (satu) tahun , kami menemukan berbagai masalah antara lain :
1. Ganti rugi yang diberikan masih rendah dan tidak sesuai dengan harapan Presiden Jokowi untuk
mensejahterakan warga terdampak Proyek Strategis Nasional, khususnya pemberian Solatium.
3. Kinerja PPK (pejabat pembuat Komitmen) Jalan Tol Solo – Jogja tidak transparan dan tidak menjadi
bagian dari solusi warga PPK tidak mampu menjalin komunikasi ke warga terdampak.
4. Penilai/Appraisal , khususnya KJPP Andi Tiffani yang tidak kompeten dan diduga melanggar Kode
Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan dibiarkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan tol saudara
Totok Wijayanto
5. Badan Pertanahan Kabupaten Klaten, khususnya kepala seksi pengadaan tanah tidak mampu
menjembatani warga, PPK dan appraisal dan menjadi saluran aspirasi yang memadai.
Maka bersama pernyataan sikap ini kami mengajukan tuntutan sebagai berikut :
1. Menuntut ganti rugi tanah, bangunan dan tanaman yang layak dan menjamin masa depan kami
secara berkalanjutan, khususnya solatium yang tinggi baik sawah ataupun rumah tinggal. Kami
menuntut supaya tanah sawah terdampak juga diberikan ganti Rugi solatium karena kami juga
memiliki ikatan emosional dengan tanah sawah kami .
2. Menuntut segera diterbitkannya Peraturan Bupati tentang ganti rugi tanaman .
3. Menuntut transparansi standar penilaian yang digunakan oleh penilai berkaitan dengan ganti rugi
fisik (tanah, bangunan dan tanaman) serta ganti rugi non fisik (BPHTB, Solatium, Biaya Pindah, Biaya PPAT, ganti rugi usaha, dan biaya lain ).
5. Menuntut penggantian KJPP Andi Tifani karena diduga telah melanggar Kode Etik Penilai
Indonesia
6. Menuntut penggantian kepala seksi pengadaan tanah BPN Kabupaten Klaten (saudara Sulistiyono) karena tidak mampu membangun sinergi dengan warga terdampak. tim red

Video Terkait
- Kejar 75 % Untuk Buka Wisata Pelaku Wisata Gunungkidul Lakukan Vaksinasi Masal di Baron
- Sidang Ke 4 Kasus YIS Advokad Dalam Sidang Sela Nyatakan Keberatan
- Malam Hari Kebakaran Hebat Menghanguskan 1 Rumah Di Krapyak Kulon Yogyakarta
- Meski Telah Di Vaksin Prokes Tetap Ada Sebelum Situasi Normal
- Kasus YIS Sleman Kembali Sidang 23 Agustus 2021 INI Pledoi Penasehat Hukum Terdakwa Melawan JPU Dalam Sidang Pertama dan Kedua
- Masjid Agung Dr. Wahidin Soediro Hoesoedo Sleman Di Semprot Disinfektan
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




