Kembali Ke Index Video


Ngopi Bareng Insan Pers Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026

Senin, 9 Februari 2026 | 21:12 WIB
Dibaca: 40
Ngopi Bareng Insan Pers Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026
Polresta Banyuwangi menghadirkan kegiatan silaturahmi bertajuk "Ngopi Bareng Insan Pers" untuk memperingati Hari Pers Nasional Tahun 2026

 

 

Banyuwangi Jawa Timur Pastvnews.com warta daerah, Seperti aliran sungai yang memberi kehidupan pada lahan yang melingkupinya, pers adalah urat nadi yang menghubungkan kekuasaan dengan masyarakat, membawa informasi sebagai air yang menyuburkan pemahaman dan kemajuan."

Dengan filosofi yang demikian, Polresta Banyuwangi menghadirkan kegiatan silaturahmi bertajuk "Ngopi Bareng Insan Pers" untuk memperingati Hari Pers Nasional Tahun 2026 di hotel Aston Banyuwangi (09/02/2026) sebuah perayaan yang bukan sekadar momen tahunan, melainkan refleksi mendalam tentang makna pers dalam konstruksi bangsa.

Acara ini menjadi wadah bagi dua pilar penting kemasyarakatan untuk menyatukan visi membangun dasar yang kokoh bagi ekonomi berdaulat dan bangsa yang kuat melalui pers yang sehat dan kredibel.

Mengacu pada tema nasional "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat", kegiatan ini menyoroti bagaimana peran pers yang kredibel dapat menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi dan kekuatan kolektif bangsa.

Konsep "ngopi bareng" yang dipilih bukan sekadar bentuk kesantrian, melainkan simbol kedekatan dan komunikasi dua arah yang transparan antara pihak berwenang dan penyaji informasi publik.

Hadir dalam acara ini bukan hanya jajaran pimpinan Polresta Banyuwangi yang dipimpin Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., tetapi juga perwakilan pemerintah daerah melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuwangi Ibu Dini, serta rombongan tokoh pers terkemuka.

Di antaranya Ketua PWI Banyuwangi Budi Wiriyanto, Ketua IJTI Samsul Arifin, beserta perwakilan dari berbagai organisasi pers nasional dan lokal seperti FRN, PWMOI, IWB, IWOI, KJJT, SMSI, serta Rumah Kebangsaan Hakim Said dan Seblang.

Ribuan mata yang mewakili beragam platform media  dari cetak hingga digital berkumpul untuk membahas dinamika pers diera digital dan kontribusinya dalam menjaga stabilitas wilayah.

Dalam amanat yang disampaikan atas nama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., AKBP Teguh Priyo Wasono menekankan bahwa "pers sehat" bukan sekadar istilah,

melainkan standar yang harus dijunjung tinggi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bebas dari konten provokatif.

"Dalam era di mana informasi menyebar dengan kecepatan cahaya, tanggung jawab pers untuk menyajikan narasi yang benar menjadi semakin krusial.

Setiap berita yang diterbitkan tidak hanya mempengaruhi opini publik, tetapi juga dapat membentuk arah perkembangan ekonomi dan keamanan daerah," jelasnya.

Di sisi lain, Wakapolresta juga mengakui bahwa kemitraan antara Polri dan media adalah hubungan simbiotik yang saling menguntungkan. "Kita adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.

Polri membutuhkan media untuk menyampaikan kebijakan dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat luas, sementara masyarakat membutuhkan akses informasi yang terpercaya untuk membuat keputusan yang tepat.

Sinergitas ini adalah pondasi utama bagi terwujudnya lingkungan yang kondusif prasyarat mutlak untuk ekonomi yang mandiri dan bangsa yang tangguh," tambahnya.

Lebih dari itu, acara ini juga menjadi ajang untuk menegaskan peran pers sebagai kontrol sosial yang konstruktif.

AKBP Teguh Priyo Wasono menyampaikan bahwa kritik yang objektif dan berimbang bukanlah hambatan, melainkan dorongan bagi Polri untuk terus meningkatkan kinerja.

"Setiap masukan yang diberikan dengan rasa tanggung jawab akan menjadi alat evaluasi bagi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional kepada masyarakat Banyuwangi," tegasnya.

Acara ditutup dengan sesi silaturahmi yang hangat, di mana kopi yang menghangatkan tangan menjadi media untuk mempererat tali persahabatan, dan foto bersama yang mengabadikan komitmen bersama:

menjadikan Banyuwangi sebagai contoh daerah yang aman, damai, dan progresif berkat kerja sama yang solid antara institusi dan pers. (PW MOI Banyuwangi)




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi