Pemkab Sleman Gelar Upacara Peringatan Hardiknas, Harkitnas ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026.
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:56 WIB
Sleman – Pastvnews.com Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026, Rabu 20 Mei 2026 di Lapangan Pemda Sleman. Bertindak sebagai inspektur upacara Ketua Pengadilan Negeri Sleman, Wari Juniati. Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE, jajaran Forkopimda, ASN, serta perwakilan pelajar.
Dalam amanat Bupati Sleman yang dibacakan Wari Juniati, disampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Melalui tema Hardiknas tahun 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, seluruh elemen masyarakat diajak untuk bergotong royong menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan merata.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, media, dan masyarakat harus berjalan beriringan menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” tegas Wari saat membacakan amanat tersebut.
Selain memperingati Hardiknas, upacara tersebut juga menjadi momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan zaman.
Semangat Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa lahir dari kesadaran kolektif untuk bersatu, berpikir maju, serta terus berinovasi. Tantangan bangsa saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan bagaimana membangun kedaulatan pengetahuan, teknologi, dan karakter di tengah perkembangan era digital.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui nilai-nilai budaya lokal dengan filosofi “Mulat Sarira Lumangkahing Jumangkah Jatraning Laku”. Filosofi tersebut mengajarkan pentingnya mawas diri, tanggung jawab, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah kehidupan.
“Melalui filosofi tersebut, saya mengajak seluruh masyarakat Sleman untuk terus membangun budaya belajar, budaya disiplin, budaya gotong royong, dan budaya inovasi. Karena kebangkitan bangsa sesungguhnya dimulai dari kualitas manusianya,” lanjutnya.
Upacara ini juga memperingati Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa arsip bukan sekadar rekaman masa lalu, tetapi juga menjadi sumber daya strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Arsip berperan sebagai penjaga memori kolektif, sumber data dan informasi, serta fondasi dalam pengambilan keputusan dan pelayanan publik yang akuntabel dan transparan.
Peringatan ketiga momentum nasional tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kebangkitan nasional, dan kearsipan, guna mewujudkan Kabupaten Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

