Sidang Praperadilan TKD Maguwoharjo Saksi Ahli Hukum Pidana Prof. Dr, Mudzakir SH MH Paparkan Kewenangan BPK RI Mengaudit Kerugian Keuangan Negara
Jumat, 26 Januari 2024 | 23:50 WIBYogyakarta- media pastvnews.com. warta yang ini merupakan kelanjutan dari sidang perkara nomor 1/Pid.Pra/2024/PN.YY K. Sidang Praperadilan di PN Yogyakarta yang di gelar sejak 22 januari 2024 sesuai jadwal. Pada Jumat 26 januari 2024.
Menghadirkan 2 saksi fakta yakni Bapak Supri DukuhPugeran dan Jamadi Dukuh JEnengan Maguwoharjo Depok sleman. keduanya hadir diruang sidang untuk memberikan kesaksian terkait perkara TKD di kalurahan maguwoharjo. Di ungkapkan oleh keduanya memberikan penjelasan karena selaku Pemangku Wilayah dan LUrah atasannya.
Kemudian Saat di tanya apa pernah di konfirmasi terkait kerugian negara oleh sebuah lembaga yang menghitung kerugian keuangan negara. Dukuh itu menjawab tidak pernah dan tidak mau di konfrontir tentang hal tersebut.
Sedang Jamadi menjelaskan 2 kali hadir memenuhi panggilan kejaksaan, dan menceritakan lurah pasca di lantik beberapa bulan lurah mengalami kesehatannya menurun dan 2 kali dalam seminggu HD di rumah sakit.
Dukuh tersebut juga memaparkan perilaku lurah sebelum jadi lurah hanya biasa dan normal sebagai masyarakat seperti pada umumnya.
Sidang pra peradilan PH lurah menghadirkan satu saksi ahli yakni Prof. DR. Mudzakir SH MH ahli Hukum pidana dari Universitas islam indonesia Yogyakarta. Dalam uraiannya terkait kasus pidana korupsi maka harus ada auditor dari badan pemeriksa keuangan Republik indonesia (BPK RI) terkait kerugian negara dan tidak boleh dari lembaga swasta yang mengaudit, karena tidak memiliki kewenangan. Nah para pemirsa, mari kita simak penjelasan ahli hukum pidana yang satu ini. tim redaksi

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





