Sidang Pra Peradilan Kasus TKD Maguwoharjo 2024 Perdana Ditunda PN Menyiapkan Kelengkapan Dokumen Atminstrasi ‘Tim PH Berkata Mengecewakan’
Selasa, 16 Januari 2024 | 12:47 WIBYogyakarta- pastvnews.com kabar ini merupakan kelanjutan kasus TKD yang mengemparkan di Kabupaten Sleman Yogyakarta yang memang sudah mulai terkuak sehingga penegak hukum dan mengadili bagi yang terlibat berkait kasus tanah kas desa terutama di Caturtunggal Depok Sleman dan wilayah lain.
Sementara itu untuk perkara TKD di kalurahan Maguwoharjo juga menjadi perhatian, apalagi lurahnya menjadi target dan sejak november 2023 menjadi tahanan kota.
Di Maguwoharjo ada hal yang menarik untuk di simak karena tim penasehat Hukum lurah mengajukan pra peradilan ke PN Yogyakarta. Karena atas dasar apa kliennya menjadi tersangka sebab dari badan pemeriksa keuangan tidak ada rekomendasi kerugian negara.
Dengan demikian kami melakukan gugatan papar, Wisnu Aji SH MH bersama Agung Nugroho SH Msc, dan Ridwan Hakim SH saat memberikan info kepada wartawan senin 15 januari 2024 se usai sidang pertama di PN Yogya meski Tim PH kecewa.
Karena perkara nomor 1/Pid.Pra /2024 /PN.Yyk saat akan sidang justru di tunda sangat mengecewakan apalgi memerlukan waktu panjang jelas Ridwan Hakim.
Hasil pantauan media dalam sidang perdana ini terlihat kejaksaan DIY menugaskan 1 hakim tunggal menangani perkara pra peradilan tersebut.
Sidang perdana setelah Hakim membuka dan PH menunjukan sejumlah berkas kemudian Hakim menutup kembali dan sidang akan di lanjutkan tanggal 22 januari 2024. Kata Wisnu Aji seraya mengutip surat dari kejaksaan bahwa di tundanya sidang pertama itu pihak PN karena masih menyiapkan kelengkapan dokumen atminstrasi untuk menghadapi pemeriksaan pra peradilan. Ikuti dan simak kelanjutannya info kasus Praperadilan ini dari media ini. tim red

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




