Rekam Jejak Modus Operandi Telecom Fraud Terdeteksi Reserse Krimsus Polda DIY ‘9 Tersangka Di Gelandang Polisi
Kamis, 11 November 2021 | 09:35 WIBYogyakarta- media Pastvnews.com Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY dan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) merilis pengungkapan kelompok pencurian Data Kartu Kredit dengan modus Operandi Telecom Fraud dalam konferensi pers yang di gelar di Mapolda DIY, Rabu 10 November 2021.
Pelaku mengaku sebagai petugas customer service penerbit kartu kredit. Kemudian pelaku- pelaku mengaku sebagai CS ( Customer Service) untuk menawarkan promo dan memandu korban untuk melakukan aktifasi kartu kredit secara online.
Sehingga pelaku mendapatkan data berupa nomor kartu CVC/ CVV, limit kartu, tanggal kadaluarsa, dan kode OTP untuk melakukan transaksi menggunakan kartu kredit korban.
Kronologi, awal kejadian korban di hubungi pelaku yang mengaku sebagai CS ( Customer Service) kartu kredit salah satu bank yang menawarkan promo dengan syarat agar melakukan aktivasi terhadap kartu kreditnya.
Dalam penawaran tersebut pelaku meminta data kartu kredit berupa nomor kartu, nomor CVC/ CVV, tanggal kadaluarsa, dan kode OTP dengan dalih sebagai persyaratan untuk mendapatkan promo.
Karena korban merasa yakin dan percaya korban memberikan data tersebut kepada pelaku. Kemudian pelaku menggunakan data kartu kredit dari korban untuk melakukan transaksi.
Selanjutnya korban mendapat notifikasi berupa tagihan yang tidak pernah dilakukan oleh korban. Karena curiga korban langsung melakukan pengecekan atas tagihan yang tidak pernah dilakukan korban ke penerbit kartu kredit.
Di mana kartu kredit korban terdaftar dan ditemukan fakta bahwa yang menghubungi korban bukanlah CS ( Customer Service) di mana kartu kredit korban terdaftar.Atas peristiwa yang dialami korban kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Ditreskrimsus Polda DIY.
Setelah menerima laporan , Ditreskrimsus Polda DIY melakukan langkah- langkah berupa pemeriksaan korban dan saksi- saksi serta melakukan pemeriksaan dan analisa terhadap bukti- bukti awal milik korban serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
Berdasarkan hasil penyelidikan didapatkan informasi keberadaan lokasi yang digunakan para pelaku untuk melakukan aktifitas telemarketing pemasaran kartu kredit.
Selanjutnya Dirreskrimsus Polda DIY, AKBP Roberto, G.M, Pasaribu, S.I.K, M.S1 memerintah Ps Kasubdit 2/ Tipideksus, Kompol Hario Duto Pamungkas, S.I.K untuk mengungkap dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku pada tgl 29 September 2021 pukul 15.30 WIB di rumah yang berlokasi di Jakarta Selatan. Yang di duga sebagai tempat pelaku melakukan aksi kejahatannya
Pelaku pencurian data kartu kredit ada 9 orang dan memiliki peran masing- masing. yaitu AP : berperan sebagai otak pelaku kejahatan yang menyiapkan sarana dan prasarana serta menarik uang berkantor di Jakarta Selatan.
MA : Sebagai otak pelaku kejahatan yang menyiapkan sarana dan prasarana serta menarik uang yang berkantor di Jakarta Selatan.BD : Sebagai pengawas para Customer Service meminta OTP dengan cara menghubungi korban melalui telpon kepada para korban.
IR: Sebagai Admin yang membuat laporan keuangan, Komisi marketing, dan melakukan pengecekan nomor kartu, tanggal kadaluarsa, serta nomor CVC/ CVV yang ada dalam kartu kredit milik korban, menangani keuangan, entri data, dan pengarsipan.
Kemudian AS, IW SW, dan YN, WV, adalah memiliki peran yang sama yaitu menawarkan promo dan aktivasi kepada korban serta mencatat data kartu kredit.
Barang bukti yang berhasil di sita dari 9 pelaku yaitu: 15 (lima belas) buah Hp, 13 ( tiga belas) Pesawat telepon rumah, 12 ( dua belas) buku catatan keuangan, 1 (datu) Unit R4 Mitsubushi Pajero Sport warna hitam serta uang tunai sebesar 295.000.000 ( Dua Ratus Sembilan puluh lima juta Rupiah)
Para pelaku dijerat dengan pasal 378 dan/ atau pasal 30 ayat (1), pasal 32 ayat(1) atau pasal 35 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau pasal 3 Undang- Undang Tindak Pidana Pencucian Uang.
Pesan Kamtibmas: Kapolda DIY menghimbau agar masyarakat pengguna kartu kredit tidak memberikan data apapun terkait kartu kredit yang dimiliki pihak manapun.
Penerbit Kartu Kredit tidak pernah menelpon Customer Service dengan tujuan meminta kode OTP atau data- data lain milik Customer.
Laporkan kepada pihak kepolisian dan penerbit kartu kredit apabila ada transaksi yang janggal dan tidak pernah dilakukan Customer, Tegasnya. Mar

Video Terkait
- Polda DIY Gelar Kasus Peredaran Ganja Lintas Provinsi 9 Tersangka Dijebloskan Ke Panjara
- Perkembangan zaman serta adanya arus globalisasi mengakibatkan banyak perubahan- dalam pola kehidupan masyarakat
- 4 Hari Mondok Di RS Delegan Punya Riwayat Gula Mantan Calur Semoyo Patuk Meninggal Dunia
- Skandal Arisan Onliine Hoki Bantul Terkuak Uang Masuk Lewat 3 Bank Tergugat Juga Anggota Arisan
- Kasus Mencekik Pacar Hingga Meninggal Y Warga Wijirejo Bantul Sempat Bermesraan Di Losmen
- UMKM Tumbuh Ekonomi Tidak Lumpuh Kapanewon Depok Sleman Gelar Festival Angkringan
- Sukadi Tebah Tebah Mencium Aroma Uang Pungli ?
- Upacara Sakral Cupu Kyai Panjolo 2021 Tidak Boleh Di Gosok Kenapa ?
- WEBSITE SIPAKDE KAPANEWON DEPOK SLEMAN DI LAUNCHING
- Pra Bukaan Cupu Kyai Panjolo Sutarpan Tradisi Itu Sudah Ratusan Tahun Dan Turun Temurun
- Adat Tradisi Prosesi Pembukaan Cuou Kyai Panjolo Ada 2 Kenduri Tahun 2021 Ingkung Ayam 49 Buah
- Bukaan Cuou kyai Panjolo 2021 ada gambar tikur dan Wedus
- Buntalan Cupu Kyai Panjolo Girisekar Panggang Gunungkidul Akan Di Buka 25 Oktober 2021
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




