Kembali Ke Index Video


Perkembangan zaman serta adanya arus globalisasi mengakibatkan banyak perubahan- dalam pola kehidupan masyarakat

Senin, 8 November 2021 | 17:47 WIB
Dibaca: 866
 Perkembangan zaman serta adanya arus globalisasi mengakibatkan banyak perubahan- dalam pola kehidupan masyarakat
Gelar Budaya Sleman Sembada 9i9

SLEMAN- media Pastvnews.com Bupati Sleman, Dra.Hj.Kustini Sri Purnomo membuka acara gelar budaya yang bertempat di Desa Wisata Garongan, Wonokerto, Turi, Minggu 7 Novemmber 2021.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh komunitas Pajero Indonesia Bersatu Chapter Ranting Mataram Yogyakarta  Pada acara tersebut ditampilkan kesenian tradisional Kabupaten Sleman yakni seni jathilan dan tari rampak buto. Adapun jumlah penari dibatasi 50 orang saja, demi menjalankan protokol kesehatan yang ada.

Bupati Sleman, Dra.Hj. Kustini Sri Purnomo mengapresiasi pihak penyelenggara yang telah mengangkat tema kesenian dan kebudayaan tradisional Kabupaten Sleman.

Ia berharap gelaran ini dapat menjadi sarana pelestarian dan pengembangan budaya di Kabupaten Sleman, sekaligus bisa merajut persatuan dan kesatuan melalui apresiasi karya budaya tradisional yang adiluhung.

"Melalui Gelar Budaya Sleman Sembada ini saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengapresiasi dan menghargai ragam seni budaya warisan leluhur yang harus terus kita lestarikan", ujar Kustini.

Kustini juga menjelaskan bahwa tantangan dalam upaya pelestarian kebudayaan khususnya budaya tradisional tersebut semakin berat karena berkembangnya zaman serta adanya arus globalisasi pada masa sekarang ini.

Perkembangan zaman serta adanya arus globalisasi ini mengakibatkan banyak perubahan-perubahan yang terjadi di dalam pola kehidupan masyarakat, yang juga berpengaruh pada kebudayaan masyarakat itu sendiri.

"Upaya untuk mengembangkan dan melestarikan keberlangsungan nilai luhur dan budaya lokal daerah senantiasa terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Hal ini dilakukan dengan mengedepankan potensi nilai luhur yang dimiliki oleh Kabupaten Sleman", imbuhnya.

Ketua Pajero Indonesia Bersatu Chapter Ranting Mataram Yogyakarta, Yuniar Rizaldi  mengaku pihaknya melalui kegiatan tersebut bermaksud untuk kembali menampilkan seni dan budaya tradisional yang mulai ditinggalkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Kesenian tradisional jathilan ini diharapkan  bisa lebih banyak diminati oleh kaum muda, terutama oleh masyarakat di wilayah Sleman", harapnya. Mar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi