Kembali Ke Index Video


Federasi Serikat Pekerja dan Buruh Minta Perhatian Kesejahteraan Kepada Pemerintah

Selasa, 26 April 2022 | 10:35 WIB
Dibaca: 621
Federasi Serikat Pekerja dan Buruh Minta Perhatian Kesejahteraan Kepada Pemerintah
DIALOG MINTA KESEJAHTERAANYA KAUM BURUH

Yogyakarta – pastvnews.com, Salah satu persoalan yang menjadi sorotan berkait dengan tenaga kerja adalah menyuarakan perlindungan kaum buruh.

Satu di antara aliansi serikat pekerja yang tergabung dalam MPBI DIY (Majelis Pekerja Buruh Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta) akan menggelar peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional.  Hari buruh internasional itu sendiri jatuh 1 Mei.

Desas desusnya kaum buruh menyetempel pemerintah yang dianggap gagal dalam melindungi kaum buruh dan rakyatnya terutama dimassa Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.

MPBI DIY menilai, kaum buruh yang sejahtera dan terpenuhinya hak-hak para pekerja menjadi salah satu prasyarat terciptanya situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif.

Hal ini, menurut MPBI DIY penting agar penanganan pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan on the track (sesuai rencana). Dengan begitu, bangsa Indonesia bisa segera bangkit dan pulih dari keterpurukan di berbagai sektor kehidupan akibat pandemi.

Ragam persoalan tersebut di paparkan dalam Dialog Ramadan 1443H bertema 'Menggagas Program Jaminan Sosial Daerah Bagi Masyarakat DIY' yang diprakarsai oleh federasi serikat pekerja yang bernaung di bawah payung MPBI DIY, di salah satu di Yogyakarta acara ini i merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan May Day.

Sementara itu dalam forum dialog menghadirkan sejumlah narasumber anggota Komisi D DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) DIY Syukron Arif Muttaqin, SE., MAP., Dosen Departemen Sosiologi Fisipol UGM (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada) Dr. M. Falikul Isbah, dan Kadisnakertrans (Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi) DIY Aria Nugrahadi, ST., M.Eng.

Kaum buruh di DIY kemungkinan besar akan mengikuti aksi peringatan May Day yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pasca Lebaran 2022.  

Mensikapi jumlah peserta aksi yang ikut bergabung, maka MPBI DIY berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan antisipasi terhadap potensi munculnya gangguan kamtibmas," ujar Ketua MPBI DIY Irsad Ade Irawan, MA., Minggu 24 April 2022 kepada sejumlah media ini.

Irsad menegaskan sejumlah isu menjadi tuntutan buruh saat May Day. Dimana Isu yang paling utama adalah mendesak agar pemerintah segera mencabut UU (Undang-undang) Cipta Kerja beserta peraturan turunannya. Karena di anggap tidak mencerminkan nilai-nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebab, Omnibus Law (satu UU yang mengatur banyak hal) Cipta Kerja telah diputuskan inkonstitusional bersyarat oleh MK (Mahkamah Konstitusi).

MPBI DIY juga menuntut sistem pengupahan yang layak sebagai hak dasar buruh, adanya jaminan perlindungan atas pekerjaan, ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan pengendalian harga sembako (sembilan bahan pokok), jaminan kesehatan, jaminan pendidikan untuk anak buruh, penyediaan fasilitas perumahan murah bersubsidi bagi kaum pekerja, dan yang terus-menerus digaungkan adalah penghapusan sistem outsourcing (alih daya).

Di tambahkan Irsad kondisi ini perlu segera diterbitkannya Perda (Peraturan Daerah) Ketenagakerjaan DIY demi kesejahteraan para pekerja dan kaum buruh agar pemerintah daerah terus memberi perlindungan rakyat dalam menghadapi pandemi dan lebih serius dalam mengembangkan program bantuan dan jaminan sosial (jaminan pekerjaan, kesehatan, perumahan, dan pendidikan)," paparnya.  

Berikut ini aliansi atau gabungan dari 8 FSP (Federasi Serikat Pekerja) dan SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), yaitu:

1. Aspek (Asosiasi Serikat Pekerja) Indonesia - Ketua Azis Nur Fitrianto.2. SPN (Serikat Pekerja Nasional) - Ketua Abu Taukit (Wakil Ketua MPBI DIY).

3. SPM (Serikat Pekerja Mandiri) - Ketua Marganingsih.4. K (Konfederasi) SPSI ATUC (ASEAN Trade Union Council) - Ketua Irsad Ade Irawan, MA.

5. FSP LEM (Logam Elektronik dan Mesin) SPSI - Ketua Suharto.6. FSP NIBA (Niaga Bank Jasa dan Asuransi) SPSI - Ketua Patra Jatmika, SIP. 7. FSP TSK (Tekstil Sandang dan Kulit) SPSI - Ketua Kirnadi. 8. SBY (Sekolah Buruh Yogyakarta) - Ketua Dinta Yuliant Sukma.

Ini merupakan perwakilan organisasi buruh di Jogja kabar ini di rilis dari  majelispekerjaburuhindonesiadiy, saat memberikan kabar terbarunya 24 april 2022.  Tim red




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi