Federasi Serikat Pekerja dan Buruh Minta Perhatian Kesejahteraan Kepada Pemerintah
Selasa, 26 April 2022 | 10:35 WIBYogyakarta – pastvnews.com, Salah satu persoalan yang menjadi sorotan berkait dengan tenaga kerja adalah menyuarakan perlindungan kaum buruh.
Satu di antara aliansi serikat pekerja yang tergabung dalam MPBI DIY (Majelis Pekerja Buruh Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta) akan menggelar peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional. Hari buruh internasional itu sendiri jatuh 1 Mei.
Desas desusnya kaum buruh menyetempel pemerintah yang dianggap gagal dalam melindungi kaum buruh dan rakyatnya terutama dimassa Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.
MPBI DIY menilai, kaum buruh yang sejahtera dan terpenuhinya hak-hak para pekerja menjadi salah satu prasyarat terciptanya situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif.
Hal ini, menurut MPBI DIY penting agar penanganan pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan on the track (sesuai rencana). Dengan begitu, bangsa Indonesia bisa segera bangkit dan pulih dari keterpurukan di berbagai sektor kehidupan akibat pandemi.
Ragam persoalan tersebut di paparkan dalam Dialog Ramadan 1443H bertema 'Menggagas Program Jaminan Sosial Daerah Bagi Masyarakat DIY' yang diprakarsai oleh federasi serikat pekerja yang bernaung di bawah payung MPBI DIY, di salah satu di Yogyakarta acara ini i merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan May Day.
Sementara itu dalam forum dialog menghadirkan sejumlah narasumber anggota Komisi D DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) DIY Syukron Arif Muttaqin, SE., MAP., Dosen Departemen Sosiologi Fisipol UGM (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada) Dr. M. Falikul Isbah, dan Kadisnakertrans (Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi) DIY Aria Nugrahadi, ST., M.Eng.
Kaum buruh di DIY kemungkinan besar akan mengikuti aksi peringatan May Day yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pasca Lebaran 2022.
Mensikapi jumlah peserta aksi yang ikut bergabung, maka MPBI DIY berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan antisipasi terhadap potensi munculnya gangguan kamtibmas," ujar Ketua MPBI DIY Irsad Ade Irawan, MA., Minggu 24 April 2022 kepada sejumlah media ini.
Irsad menegaskan sejumlah isu menjadi tuntutan buruh saat May Day. Dimana Isu yang paling utama adalah mendesak agar pemerintah segera mencabut UU (Undang-undang) Cipta Kerja beserta peraturan turunannya. Karena di anggap tidak mencerminkan nilai-nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sebab, Omnibus Law (satu UU yang mengatur banyak hal) Cipta Kerja telah diputuskan inkonstitusional bersyarat oleh MK (Mahkamah Konstitusi).
MPBI DIY juga menuntut sistem pengupahan yang layak sebagai hak dasar buruh, adanya jaminan perlindungan atas pekerjaan, ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan pengendalian harga sembako (sembilan bahan pokok), jaminan kesehatan, jaminan pendidikan untuk anak buruh, penyediaan fasilitas perumahan murah bersubsidi bagi kaum pekerja, dan yang terus-menerus digaungkan adalah penghapusan sistem outsourcing (alih daya).
Di tambahkan Irsad kondisi ini perlu segera diterbitkannya Perda (Peraturan Daerah) Ketenagakerjaan DIY demi kesejahteraan para pekerja dan kaum buruh agar pemerintah daerah terus memberi perlindungan rakyat dalam menghadapi pandemi dan lebih serius dalam mengembangkan program bantuan dan jaminan sosial (jaminan pekerjaan, kesehatan, perumahan, dan pendidikan)," paparnya.
Berikut ini aliansi atau gabungan dari 8 FSP (Federasi Serikat Pekerja) dan SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), yaitu:
1. Aspek (Asosiasi Serikat Pekerja) Indonesia - Ketua Azis Nur Fitrianto.2. SPN (Serikat Pekerja Nasional) - Ketua Abu Taukit (Wakil Ketua MPBI DIY).
3. SPM (Serikat Pekerja Mandiri) - Ketua Marganingsih.4. K (Konfederasi) SPSI ATUC (ASEAN Trade Union Council) - Ketua Irsad Ade Irawan, MA.
5. FSP LEM (Logam Elektronik dan Mesin) SPSI - Ketua Suharto.6. FSP NIBA (Niaga Bank Jasa dan Asuransi) SPSI - Ketua Patra Jatmika, SIP. 7. FSP TSK (Tekstil Sandang dan Kulit) SPSI - Ketua Kirnadi. 8. SBY (Sekolah Buruh Yogyakarta) - Ketua Dinta Yuliant Sukma.
Ini merupakan perwakilan organisasi buruh di Jogja kabar ini di rilis dari majelispekerjaburuhindonesiadiy, saat memberikan kabar terbarunya 24 april 2022. Tim red

Video Terkait
- Kesiapsiagaan Bencana Peran Aktif Seluruh Pihak Ada Aspek Hulu Hilir
- Pemkab Sleman Peringati Hari Kartini Momentum Kebangkitan Semangat Perempuan Inspiratif
- 1000 Paket Sembako Untuk Warga, Muhammadiyah & NU Kolaborasi ‘Penyumbang ‘Ini Drive Thru’
- Pelajar Berprestasi Wujud Cinta NKRI
- Ketua Rt dan RW Ngalang Gedangsari Dapat Uang Intensif Jelang Lebaran 2022
- JUM'AT BERKAH DI BULAN SUCI RAMADHAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT
- Bupati dan Wabup Sleman Beri Penghargaan Kepada Atlit Berprestasi POPDA DIY 2022
- Lebaran Polda DIY Gelar Operasi Ketupat Progo 2022. Ini Pesan Kapolda Irjen Pol Asep Suhendar
- Ruas Jalan Tawang - Ngalang Gunungkidul Segmen IV Melintasi 3 Kalurahan
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




