Soal Pandemic Covid-19, Ini Pendapat Dosen FKIP UMB Yogyakarta
Kamis, 11 Juni 2020 | 22:00 WIBYogyakarta-pastvnews.com warta pendidikan, Belum adanya kepastian kapan masa pandemic Covid-19 dan masih tinggi kasus ini, Arie Purwanto, Dosen Prodi Pendidikan Matematika-FKIP UMBY (Universitas Mercu Buana Yogyakarta) berpendapat ilmuwan pun belum memprediksi kapan berakhir.
Berbagai model telah diangkat dan digulirkan bahkan dipaparkan. Namun para ilmwuan pun tidak berani memprediksi kapan masa pandemic Covid-19 akan berakhir" ungkapnya dalam releasenya ke awak media ini.
Arie lebih jauh menegaskan saat ini tidak ada satupun ilmuwan yang berani mengklaim karyanya terbaik dan mampu memprediksi pandemic Covid-19 berakhir, oleh karena itu perlu membangun persamaan matematika dengan adanya kejadian ini sebab memang tidak mudah dan perkara yang enteng.
Ditambahkannya, banyak model-model yang diangkat selama pandemi Covid-19 ini. Seperti model regresi, stokastik, differensial yang bertujuan membendung kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
Sementara itu dari seluruh karya para ilmuwan khususnya permodelan Covid-19, baik tersirat maupun tersurat harus ada tindakan preventif untuk mengurangi penyebaran virus corona ini" sambungnya.
Arie Purwanto pun berharap keberadaan protokol kesehatan dan evaluasi harus terjamin baik kuantitas maupun kualitasnya. (njar)

Video Terkait
- Tips sukses beternak burung derkuku menjadi jutawan
- Proses PAW Gerindra Bantul Sukardiyono Gugat Ke PN ‘Ketua DPRD Nunggu SK Gubernur
- APDESI Bantul Usul Payung Hukum Untuk Bagikan Bansos DD
- Suharsono vs Halim Adu Kekuatan Di Pilbub 9 Desember 2020 “Siapa Unggul ?
- Pemulihan Pariwisata Perlu Kekompakan
- Sibat Desa Ngoro - Oro Gunungkidul Rutin Donor Darah
- New Normal Di Masa Pandemi Seharusnya Serentak Untuk Dukung Promosi Wisata
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




