Satgas Saber DIY Laksanakan Pemantauan Harga Pangan Jelang HBKN
Jumat, 6 Februari 2026 | 20:44 WIBYogyakarta - Pastvnews.com Satgas Sapu Bersih (Saber) Pangan DIY yang terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY,
Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum BULOG DIY, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan pemantauan harga pangan pada Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Pemantauan dilaksanakan di sejumlah titik, antara lain Pasar Beringharjo dan retail modern Progo Swalayan, dengan menyasar komoditas pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging, telur, bawang, dan cabai.
Satgas melakukan pengecekan langsung di beberapa kios dan gerai penjualan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan pasokan.
Salah satu kios yang dikunjungi di Pasar Beringharjo adalah kios beras milik Ibu Menthuk, yang menjual beragam jenis beras medium, premium, serta beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari BULOG.
Di kios tersebut, beras SPHP dijual pada kisaran Rp12.000 per kilogram, sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp12.500 per kilogram.
Kegiatan pemantauan dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kayuswan Tri Panungko, S.I.K., M.M., Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas Nita Yulianis, serta Pemimpin Wilayah Perum BULOG DIY Dedi Aprilyadi, bersama jajaran dinas terkait.
Di sela-sela kegiatan, Nita Yulianis menyampaikan bahwa pemerintah pusat membentuk Satgas Saber Pangan untuk memantau harga menjelang HBKN.
Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena harga pangan terus diawasi, serta pemerintah secara konsisten menggelar Gerakan Pangan Murah bersama BULOG.
Senada dengan itu, Kombes Pol Kayuswan menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran akan terus melakukan pengawasan terhadap komoditas kebutuhan prioritas masyarakat.
Satgas Saber akan memonitor distribusi dan harga pangan guna menjaga kondusivitas, sekaligus mengingatkan para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan pemerintah.
Sementara itu, Dedi Aprilyadi menegaskan bahwa harga pangan, khususnya beras, terpantau aman sesuai HET.
Program SPHP terus digelontorkan, dan BULOG menguasai stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, BULOG juga melakukan penyaluran Minyakita dengan harga berkisar Rp15.500 hingga Rp15.700 per liter melalui kerja sama dengan Satgas Pangan.
Berdasarkan hasil pemantauan hari ini, harga pangan di lokasi yang ditinjau terpantau aman dan stabil, sesuai dengan ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

