Pedagang Boyongan Ribuan Pedagang Pasar Godean. Bersyukur Kembalinya Para pedagang Ke Pasar Induk Godean
Jumat, 31 Oktober 2025 | 07:00 WIB
SLEMAN – Pastvnews.com Ribuan pedagang Pasar Relokasi di Kalurahan Sidoluhur resmi boyongan atau berpindah ke Pasar Induk Godean.pada Rabu 29 Oktober 2025.
Momen ini sekaligus menjadi tanda bahwa transaksi jual beli di Pasar Induk Godean telah dapat berjalan mulai Kamis (30/10).
Acara boyongan ditandai dengan prosesi kirab hingga pengajian yang dihadiri oleh Bupati Harda Kiswaya, SE. MSi, jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman serta pedagang Pasar Induk Godean.
Bupati Harda mengaku bersyukur dengan kembalinya para pedagang ke Pasar Induk Godean.
Menurutnya, pindahan pedagang yang dikemas dalam “Bedhol Projo Hanggayuh Rejo” ini bukan sekadar simbol perpindahan fisik, namun sekaligus menjadi momen untuk memperbaharui semangat bersama.
Harda menyebut, perpindahan ini sesuai dengan perencanaan yang telah ia sampaikan sebelumnya, yakni dengan memastikan manajemen dan fasilitas dalam keadaan siap untuk menyambut pedagang.
“Seperti yang sudah disampaikan, kalau parkir siap, manajemen siap, maka (para pedagang) pindah. Dan sudah dibuktikan, ya sudah pindah,” tegasnya.
Meski Pasar Induk Godean telah ditempati para pedagang, namun Harda mengatakan pihaknya akan terus menyelesaikan fasilitas yang masih belum rampung. Dengan begitu, diharapkan proses dagang di Pasar Induk Godean tetap berjalan.
“Kalau kekurangan bangunan ini untuk fasilitasnya nanti kita benahi sembari berjalan,” jelas Bupati Sleman.
Tak hanya sebagai pusat perdagangan masyarakat Godean, Pasar Induk Godean ini juga diharapkan Harda turut menjadi magnet wisata belanja, khususnya bagi masyarakat Kabupaten tetangga, seperti halnya masyarakat Kulonprogo sisi timur, dan Bantul sisi Utara.
“Saya yakin pasar Godean ini akan menjadi pasar yang bagus untuk salah satu tujuan wisata belanja,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, ketua panitia boyongan, Kus Hadiyanto menyampaikan, momen ini menjadi wujud syukur atas selesainya penataan Pasar Induk Godean.
Ia berharap, dengan boyongan ini, dapat membawa Pasar Induk Godean menjadi pusat kegiatan ekonomi, khususnya sebagai pusat perdagangan hasil bumi dan pertanian.
Selain itu juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sleman bagian Barat. “Pasar Induk Godean bukan sekadar tempat transaksi jual beli, namun juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat,
wadah silaturahmi antar pedagang dan pembeli, serta ruang kebersamaan yang diharapkan membawa keberkahan dan kemakmuran bagi seluruh lapisan masyarakat,” sebut Kus Hadiyanto.
Ia pun berharap, dengan ditempatinya Pasar Induk Godean usai revitalisasi, dapat semakin memudahkan para pedagang dalam mencari nafkah, harapnya. (Mar)

Video Terkait
- Desa Wisata Krebet Bantul Sentral Ragam Souvenir Batik Kayu
- Gending Jawa Perahu Layar Berkumandang
- PDAM Tirta Sembada Sleman Peringati Hari Bakti ke - 33, Bupati Apresiasi Atas Kontribusi Dalam Pelayanan dan Penyediaan Air Bersih
- Resto Pamon Remboelan Godean Manjakan Pengunjung Melengkapi Dengan Play Ground Anak Juga Sajikan Ragam Menu Ada Mangut Lele
- Pengurus KONI Sleman Masa Bakti 2025-2029 Dikukuhkan Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X
- Inung Ketua FPPI Sleman Dilantik Kibarkan Bendera Pataka Ke Seluruh Wilayah Kabupaten Sleman
- Kesangkut Dugaan Korupsi Dana Pariwisata 10,9 Milyar Eks Bupati Sleman Sri Purnomo di Seragami Baju Oranye Ditahan Kejari
- Wabup Sleman Hadiri Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting DIY. Sebut Pamkab Sleman Fokus Tangani Stunting
- TJSP Sleman Diharapkan Bisa Berikan Kontribusi Signifikan Bagi Kesejahteraan Masyarakat
- Gedung Bank Jateng Cabang Bantul Diresmikan
- Meriahkan Hari Bakti Ke- 33 PDAM Tirta Sembada Sleman Gelar Donor Darah Wujud Nyata Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





