Wabup Sleman Hadiri Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting DIY. Sebut Pamkab Sleman Fokus Tangani Stunting
Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:52 WIBSleman - Pastvnews.com Wakil Bupati Sleman sekaligus ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, SE menghadiri acara forum koordinasi percepatan penurunan stunting tingkat Daerah istimewa Yogyakarta tahun 2025, di salah satu Hotel Depok, Sleman.
Rabu 29 Oktober 2025. Acara tersebut dibuka secara simbolis oleh Aria Nugrahadi, S.T., M.Eng. selaku Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Acara yang diadakan oleh BKKBN DIY ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan dan para pemitra pada program percepatan penurunan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua TPPS kabupaten/kota se-DIY, OPD terkait se-DIY, Tim Penggerak PKK, dan pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY, Mohamad Iqbal Apriansyah mengatakan guna mendorong percepatan target penurunan stunting secara nasional sebesar 18% pada tahun 2025.
TPPS kabupaten/kota diharap untuk secara aktif meningkatkan koordinasi antar organisasi, perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, meningkatkan alokasi anggaran terkait intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta mempercepat belanja bantuan khusus untuk percepatan penurunan stunting.
“Kolaborasi semua pihak melibatkan pemerintah dan unsur-unsur lain seperti akademisi, masyarakat, dan lini usaha yang menunjukan hasil positif di tahun 2025,”
Lebih lanjut disebutkan bahwa berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat prevalensi stunting sebesar 17,4%.
Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 0,6% dibanding tahun sebelumnya yaitu di angka 18%. “Harapan dengan upaya pertemuan hari ini bisa memunculkan kembali strategi, inovasi dan sinergitas
kita yang terdiri dari unsur 5 pentahelix pemerintah swasta, perguruan tinggi, media massa, dan juga masyarakat yang bahu membahu dalam pergerakan gotong royong untuk percepatan penurunan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ucapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Danang menyebut Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus mengupayakan percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi berbagai pihak.
Untuk itu, Pemkab Sleman meluncurkan inovasi serta gerakan pencegahan stunting. Diantaranya inovasi GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang diluncurkan di Kalurahan Harjobinangun pada Oktober 2025 lalu.
Program ini mengajak masyarakat bergotong royong dengan menjadi orang tua asuh yang memberikan nutrisi tambahan kepada keluarga berisiko stunting (KRS).
Selain itu juga ada inovasi KENCENG (Kerja Sama Masyarakat untuk Pencegahan Stunting) yang diluncurkan di Kapanewon Turi pada September lalu guna memperkuat koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas intervensi gizi,” jelasnya. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




