Kembali Ke Index Video


Paket Peningkatan Ruas Jalan Kabupaten Sleman Denggung - Wonorejo 2021 Segera Di Kerjakan

Selasa, 16 Februari 2021 | 19:33 WIB
Dibaca: 242
Paket Peningkatan Ruas Jalan Kabupaten Sleman Denggung - Wonorejo 2021 Segera  Di Kerjakan
RUAS JALAN DI KABUPATEN SLEMAN

SLEMAN- Pastvnews.com, warta daerah, Rencana tahun lalu 2020 seluruh ruas jalan total 2,5 km akan dikerjakan tetapi karena kondisi Covid-19 tertunda.Paket ruas jalan Denggung- Wonorejo anggarannya di rivisi. Tahun 2021 nilai anggaran berubah.

Untuk posisi anggarannya  berbeda  lebih rendah di banding dengan yang tahun lalu. Sehingga dari rencana paket peningkatan ruas jalan ruas total 2,5 km itu hanya bisa ditangani 1 km saja untuk tahun ini. Saat ini sedang masa sanggah proses penetapan pemenangnya.

Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUP- ESDM DIY, Yohanes Wira Sasongko saat ditemui pastvnews.com  Senin, 15 Februari 2021 di ruang kerjanya menyampaikan keterangannya Mungkin minggu depan kami sudah berkontrak, dan paket peningkatan ruas jalan Denggung - Wonorejo akan segera di kerjakan, terangnya.

Rencana paket peningkatan ruas jalan Denggung- Wonorejo ini sudah kami sosialisasikan kepada warga  di Balai Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman. pada 21 Januari 2021. Bersama aparatur  kalurahan Dukuh, Lurah, Panewu, Polsek, Koramil, Dishub.

Peserta terbatas dan tetap mentaati protokol kesehatan dengan  tetap memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak dan pihak Kalurahan juga  berkenan memfasilitasi kami.

Target pelaksanaan sesuai dengan  perencanaan, akan di mulai pada bulan Maret dan ditargetkan pada bulan Juli- Agustus tahun 2021 ini sudah selesai. Dengan titik lokasi pengerjaan mulai dari sisi timur simpang empat Denggung hingga selatan Masjid Suciati, dikerjakan dengan keuangan yang bersumber APBN dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 10,3 miliar.

Ditargetkan paket peningkatan ruas jalan selesai selama 5 bulan, pengerjaan meliputi pelebaran jalan dan pembangunan drainase, pelebaran ada yang 7 meter menjadi 9 meter dan ada yang 9 meter menjadi 11 meter, disesuaikan dengan eksisting jalan, jelasnya.

Dengan adanya pelebaran jalan yang nanti akan dikerjakan  kami menghimbau pada warga, kami sangat terbuka sekali untuk bisa berkomunikasi terkait dengan batas- batas tanah yang dari warga.

Yang jelas kami tidak akan pernah ngrusuhi ( mengganggu) tanah warga, kami hanya akan menggunakan tanah negara. Kami sangat terbuka untuk berdiskusi dan berkomunikasi secara langsung kepada pihak- pihak yang merasa tanahnya terganggu, jadi tidak otoriter, jelas Wira.

Nanti komunikasinya juga kita bangun sama- sama dengan BPN untuk sama- sama melihat titik patoknya benar sesuai sertifikat yang tercantum di sertifikan kepemilikan warga atau tidak.

Yang merasa itu tanahnya  atau tanah negara kami akan mengajak teman- teman BPN untuk memastikan apakah bentuk tanahnya, batas patok pemilik setempatnya benar di situ.

Bagi warga yang sudah  merasa memahami bangunannya sudah melebihi milik pribadi, akan lebih baik menyesuaikan diri.

Warga jangan khawatir pihak Bina Marga tidak akan menggunakan tanah warga kalau memang itu sah sesuai dengan serifikat,  tegasnya.

Diinfokan pula bahwa selama pembangunan pelebaran jalan tidak ada penutupan jalan, hanya buka tutup saja dan tetap bisa dilalui tetapi, memang ada kemacetan lalu lintas dan di sarankan untuk mengalihkan lalu lintas, pungkasnya. Mar.




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi