262.127 Berkas Dari 38 Perangkat Daerah dan 10 Kalurahan Sleman Dimusnahkan Serentak
Jumat, 17 Oktober 2025 | 09:16 WIB
Sleman – Pastvnews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengambil langkah tegas dalam menjaga efisiensi tata kelola pemerintahan dengan memusnahkan total ada 262.127 berkas dari 38 perangkat daerah dan 10 Kalurahan dijadwalkan akan segera dimusnahkan serentak pada Rabu 29 Oktober 2025.
Ratusan ribu berkas arsip tersebut dinilai sudah habis masa retensinya dan tidak memiliki nilai guna kesejarahan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi. Ia menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan wujud nyata implementasi prinsip efisiensi efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan kearsipan daerah.
Pemusnahan ini bukan sekadar upaya mengurangi volume tumpukan kertas, tetapi sebuah penegaskan bahwa Pemkab Sleman melaksanakan pengelolaan arsip secara profesional sesuai amanat Undang – Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan,” ujarnya saat jumpa awak media yang di fasilitasi oleh Kantor Kominfo Kabupaten Sleman Kamis 16 Oktober 2025.
Evi juga menjelaskan bahwa, proses pemusnahan ini sangat ketat. Tahapannya dimulai dari pembentukan panitia penilai arsip, penyeleksian hingga penetapan arsip yang akan di musnahkan. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada arsip bernilai hukum, keuangan, atau sejarah yang ikut termusnahkan.
Tujuan utama kami adalah menyelamatkan arsip yang mempunyai nilai guna kesejahteraan, dan bukti – bukti kegiatan instansi dari risiko rusak atau hilang bercampur dengan arsip yang sudah tidak terpakai lagi.
Dengan menghilangkan arsip yang sudah tidak relevan, volume arsip berkurang drastis sehingga kita bisa lebih fokus mengamankan arsip vital,” terangnya.
Dijelaskan, secara kuantitas total arsip yang akan di musnahkan mencapai 3.658 boks yang setara dengan 150 karung. Proses eksekusi akan di lakukan srcara total melalui peleburan proses kimiawi di UD. Samak Jaya Karton, Bojong, Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Cara ini, dipilih karena dinilai aman dan dapat menghilangkan bentuk fisik arsip secara permanen.
Untuk menjamin transparansi dan keamanan, ia memastikan pelaksanaan pemusnahan arsip ini akan disaksikan lansung oleh pihak independen dari Bagian Hukum dan Inspektorat Kabupaten Sleman.
Kehadiran Inspektorat dan Bagian Hukum, menjadi saksi kunci bahwa proses ini berjalan sesuai koridor hukum dan administrasi. Ini adalah jaminan bagi pencipta arsip bahwa dokumen yang tidak lagi di butuhkan telah hilang secara aman sementara arsip penting lainnya tetap terjaga.
Pemusnahan massal ini diharapkan dapat mendorong seluruh instansi di Kabupaten Sleman, untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas dalam mengelola arsip dinamis di masa mendatang,” tutupnya (Mar)

Video Terkait
- Musorkab KONI Sleman 2025 Bupati Kemajuan Olahraga Harus Meningkat
- Kehadiran Jembatan Pandansimo berfungsi penghubung antar wilayah juga mempermudah konektifitas ekonomi di kawasan selatan DIY
- Serikat pekerja mitra strategis untuk mewujudkan keadilan sosial dan stabilitas industri
- Pelaku usaha dituntut untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan ekspor
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




