Warga Terdampak Bencana Alam Terima Bantuan dari Pemkab Sleman
Kamis, 29 Mei 2025 | 08:38 WIB
Sleman- Pastvnews.com Warta lintas sosial, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman memberikan bantuan warga Sleman terdampak bencana angin kencang, longsor, dan kebakaran.
Bantuan kebencanaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa kepada 5 perwakilan penerima bantuan, bertempat di Aula Unit 1 Pemkab Sleman, Rabu 28 Mei 2025.
Kepala BPBD Kabupaten Sleman, Makwan dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan kebencanaan ini diberikan kepada 51 kepala keluarga terdampak bencana alam pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025.
"Bantuan kebencanaan diberikan dalam bentuk uang kepada 51 kepala keluarga dari 9 Kapanewon di wilayah Kabupaten Sleman," jelasnya.
Lebih lanjut, Makwan menuturkan bahwa pemberian bantuan ini mengacu pada Peraturan Bupati Sleman Nomor 56 Tahun 2021 tentang pendoman pengelolaan bantuan bencana.
Sedangkan bantuan yang diberikan, memiliki nominal yang berbeda. Hal tersebut disesuaikan dengan hasil verifikasi oleh BPBD Sleman terkait dengan nilai kerusakan. Adapun keseluruhan bantuan yang diberikan yaitu sebesar Rp93.700.000.
sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang dialami sejumlah warga Sleman akibat bencana alam.
Menurutnya, sekecil apapun bencana yang dialami, akan memberi dampak, baik secara fisik, sosial, maupun psikologis. Bahkan, tidak jarang bencana alam meninggalkan rasa trauma yang mendalam.
"Pada hari ini Pemerintah Kabupaten Sleman hadir untuk menyampaikan wujud perhatian dan kepedulian dalam bentuk pemberian bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana," katanya.
Danang berharap, bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan yang produktif atau setidaknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga guna meringankan beban saudara-saudara, serta dapat menjadi motivasi untuk dapat pulih kembali dan menata kehidupan lebih baik lagi.
Pada kesempatan tersebut juga Danang menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai ancaman bencana yang ada di sekitar.
Mengingat wilayah Kabupaten Sleman merupakan wilayah yang sangat rawan terhadap berbagai bencana seperti erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, angin kencang, tanah longsor, banjir, kekeringan, kebakaran dan lain sebagainya yang tidak bisa diprediksi sebelumnya dan dapat terjadi sewaktu-waktu. (Mar)

Video Terkait
- Tim Penilai Cagar Budaya Di Klenteng Poncowinatan Yogya Disambut Barongse
- Warga Kedung Dayak Jatimulyo Dlingo Rasulan 2025 Meriah
- Bupati Sleman Tegaskan Pentingnya Pelayanan Informasi Publik
- Upaya Atasi Isu Menurunnya Kepercayaan Publik Wabup Sleman Dorong FKAP Lakukan Pendekatan Adaptif
- Pengurus HIPPI DPC Sleman Periode 2025 - 2030 Dikukuhkan
- Kasus Perusakan Makam Katolik Kotagede Statement Komisi A DPRD DIY Tidak Berdasar Fakta
- Kasus TKD Maguwoharjo Mumbul Maneh Tembok Besarnya Runtuh ‘2 Pamong Pake Baju Tahanan
- Bank BPD DIY dengan Bank Sleman Lakukan Perjanjian Kerjasama. Untuk Tingkatkan Ekonomi Daerah
- Delapan Karya Budaya Milik Kabupaten Sleman Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda DIY
- Damar Art Gelar Ujian Akhir Semester Komitmen Lestarikan Seni Banyuwangi
- Membaca Karya Emha dan Doa: Ambal Warsa Cak Nun ke-72 Digelar di Yogyakarta
- Komisi V DPR RI Lakukan Kunker Spesifik Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen
- Ketua TP PKK Kapanewon Resmi Dilantik. Diharapkan Untuk Terus Bersinergi dan Berinovasi
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





