Membaca Karya Emha dan Doa: Ambal Warsa Cak Nun ke-72 Digelar di Yogyakarta
Minggu, 25 Mei 2025 | 16:44 WIBYogyakarta– Pastvnews.com, lintas sosial, Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-72 budayawan besar Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun, Komunitas Seniman dan Budayawan (KOSETA) menggelar acara bertajuk "
Membaca Karya Emha dan Doa: Ambal Warsa Cak Nun 72 Tahun". Acara berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025, bertempat di Selasar Office Barat Jogja Expo Center (JEC), mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB.
Ketua KOSETA, Sigit Sugito, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap kontribusi besar Cak Nun dalam dunia sastra, budaya, dan spiritualitas di Indonesia.
"Kami ingin menjadikan momentum ulang tahun Cak Nun ini sebagai ruang untuk merenungkan karya-karya beliau yang selalu aktual, menggugah kesadaran, dan sarat nilai kemanusiaan serta ketuhanan," ungkap Sigit Sugito.
Acara ini diisi oleh sejumlah tokoh ternama dari berbagai bidang: Penyair Membaca Karya: Mustofa W. Hasyim, Hamdy Salad, Latif S Nugraha, Aning Ayu Kusumawati, dan Evi Idawati.
Guru Besar Membaca Karya: Prof. Baiquni, Prof. Suminto A. Sayuti, Prof. Yudriayani, Prof. Panut Mulyono, Prof. Fathul Wahid, Prof. Aprinus Salam, dan Prof. Zuli Qodir.
Budayawan Membaca Karya: Robby Kusumaharta, Tazbir Abdullah, Risman Marah, Yati Pesek, Fajar Suharno, Yani Saptohoedojo, Arya Aryanto, dan Sri Surya Widati.
Do'a bersama ambal warso ke 72 tahun Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang dipimpin oleh Ulama/Kyai Membaca Karya: Dr. H. Adzfar Ammar dan Kyai Mustafied.
Dipandu oleh (MC) Dewo PLO, Setiawan Tiada Tara, dan Rommy Heryanto. Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang reflektif sekaligus spiritual bagi para penikmat sastra, budaya, dan nilai-nilai ketuhanan yang senantiasa menjadi napas dari karya-karya Cak Nun, terang Sigit Sugito. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

