Kasus TKD Maguwoharjo Mumbul Maneh Tembok Besarnya Runtuh ‘2 Pamong Pake Baju Tahanan
Selasa, 27 Mei 2025 | 08:00 WIBYogyakarta – media pastvnews.com, warta hukum, tembok tebal runtuh, nah tembok yang di maksud dalam berita ini adalah kasus Maguwoharjo berkait tanah kas desa yang dalam pantauan penegak hukum sudah menguak hingga ada yang jadi tersangka. Kasus TKD Maguwoharjo berjilid jilid ini karena melibatkan banyak pamong desa terseret dalam pusaran kasus.
Sejumlah warga setempat yang sementara tidak mau disebut namanya dalam berita mengatakan kepada awak media 22 mei 2025 Kasus tkd di Padukuhan Pugeran dibulan Mei 2025 memasuki babak baru, dimana 2 pamong kalurahan yakni Nur selaku danarto dan Pri dukuh pugeran sudah ditetapkan sebagai pemakai baju tersangka berkait TKD keduanya ditahan.
Sementara itu satu perangkat desa yang membidangi tanah informasi yang dihimpun, media yang kabarnya menjadi bagian dari kunci dalam masalah TKD juga telah menjadi target APH untuk digulung, namun infonya saat dipanggil oleh tim Polda DIY kabarnya mangkir sehingga polda menjemputnya, kata narasumber tersebut,
Ketiga perangkat tersebut penah mengikuti sidang saksi berkait TKD di Tipikor Yogyakarta saat Lurah non aktif Kasidi sebagai terdakwa Tipikor, Ungkap sejumlah warga Maguwoharjo tersebut.
Kini dengan makin banyaknya tersangka dan ada yang sudah ditahan, maka tembok besar berkait aset tkd yang lama sulit dikuak maka tahun 2025 momen runtuh dan ini menunjukan keseriusan para penegak hukum yang bagus dalam bekerja kemudian patut diapresiasi.
Kasus tkd di Padukuhan Pugeran terungkap diawali dari terbitnya Peraturan Kalurahan No 03 tahun 2021 tanggal 19 Februari 2021 tentang pemanfaatan tanah kalurahan Maguwoharjo merupakan payung hukum yang ditanda tangani lurah Imindi dan ketua BPD untuk pengelolaan tanah TKD.
Namun dalam prakteknya banyak perkara sehingga ada oknum pamong desa dan pejabat lama seperti mantan lurah juga ikut terseret dalam kasus ini, ia juga pernah hadir dalam sidang sebagai saksi TKd. Tim red

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




