JKN Untuk Taraf Hidup Masyarakat Banyuwangi - Situbondo Yang Lebih Baik
Sabtu, 29 November 2025 | 07:55 WIBBanyuwangi - Timur PasTvNews.Com – warta seputar kesehatan, Kabar baik bagi warga Banyuwangi dan Situbondo.
Akses layanan kesehatan kini semakin mudah dan terjangkau berkat capaian gemilang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Upaya, kerja keras dan kolaborasi yang erat, kedua kabupaten ini mencatatkan capaian signifikan dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.
Di Banyuwangi, 89,89% penduduk (1,6 juta dari total 1,8 juta) telah terdaftar dalam program JKN. Sementara itu, Situbondo berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan 99,24% penduduk terlindungi. JKN menjadi pilar utama dalam menjaga kesehatan masyarakat di kedua daerah.
Data per 1 November 2025 menunjukkan bahwa 92,49% penduduk di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi telah tercover JKN. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata komitmen Pemerintah baik Pusat dan Daerah bersama BPJS Kesehatan untuk menyediakan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Menanggapi capaian ini Haidiar Zulmi Farensi Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Banyuwangi yang akrab disapa dengan panggilan Farensi mengungkapkan,
kami sangat berterima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, serta insan media.
Keberhasilan ini adalah hasil dari kolaborasi yang kuat, yang menjadi kunci untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui akses kesehatan yang terbuka," jelasnya dalam kegiatan Temu Jurnalis, Jum'at 28 /11/2025 di Banyuwangi.
Farensi menambahkan, "Pencapaian UHC di Situbondo adalah inspirasi bagi kita semua. Ini membuktikan bahwa dengan komitmen dan kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan BPJS Kesehatan, kita bisa mewujudkan harapan bersama. Semoga capaian ini dapat memotivasi daerah lain yang belum UHC," imbuhnya.
Keberlanjutan program ini bergantung pada komunikasi yang efektif dan kerja sama yang erat dengan seluruh pihak terkait. Dengan dukungan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, media, dan masyarakat, BPJS Kesehatan berupaya mengejar angka keaktifan kepesertaan JKN di Banyuwangi dan Situbondo.
Meski demikian, BPJS Kesehatan menyadari bahwa tantangan masih membentang di depan. "Kami tidak boleh berpuas diri. Masih banyak yang perlu dilakukan untuk memastikan peserta JKN merasakan manfaat dan kemudahan akses layanan kesehatan yang bermutu. Kami akan terus mempererat kemitraan dengan semua pihak," tegas Farensi
Lebih dari sekadar jaminan kesehatan, JKN diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan kesehatan yang terjamin, warga dapat lebih produktif dan berkontribusi bagi kemajuan daerah. (tim PWMOI Banyuwangi)

Video Terkait
- Kian Seru Sidang Tkd Tegaltirto Berbah Sleman Membuka Tabir Beli Tanah SHM Membuka Kasus Tkd Di Padukuhan Blendangan
- Kisah Tempat Pertarungan Raden Ronggo Dengan Naga Pantai Selatan Disebut Panguntalan Sekarang Menjadi Patalan.
- Jembatan Kabanaran Terpanjang DIY Diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto
- Ratusan Kades Geruduk DPRD Banyuwangi, Protes Tuduhan Korupsi Bansos oleh Anggota Dewan
- Kisodewo Pejuang Tangguh Yang Terlupakan ’Ketua Trah HB III Dewa Daru KRT. Sarwanto Hadi Projo Usulkan Menjadi Pahlawan Nasional Kepada Presiden
- BMX Supercross 2025 Latvia Raih Dominasi Talenta Indonesia Bersinar di Kancah Banyuwangi
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




