Kembali Ke Index Video


PDAM TIRTA SEMBADA SLEMAN INVESTASI INFRASTRUKTUR AIR MINUM

Selasa, 13 September 2022 | 13:48 WIB
Dibaca: 65
PDAM TIRTA SEMBADA SLEMAN INVESTASI INFRASTRUKTUR  AIR MINUM
Dwi Nurwata, SE.MM Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Sleman. Sleman- Pastvnews.com Kunjungan kerja Dubes Australia   Penny Williams  Program hibah air minum bertujuan untuk, meningkatkan sambungan air minum di seluruh Indonesia termasuk di Sleman dan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Sleman Dwi Nurwata, SE.MM kepada awak media, di dusun Mudal, Ngaglik  Sleman. Senin 12 September 2022.

Selanjutnya,  Dwi Nurwata, SE.MM juga mengatakan, untuk meningkatkan investasi pemda  dalam bidang infrastruktur air, program ini  mengunakan pendekatan inovatif di mana pemerintah daerah mendapatkan penggantian hingga 45 % dari biaya sambungan.

Setelah verifikasi bahwa setiap sambungan baru telah berfungsi selama 3 bulan, program hibah air minum ini  didanai oleh pemerintah Australia. Dan selesai pada Januari 2017 karena pemerintah Indonesia mengganti pendanaan  Australia, dengan anggaran tahun APBN/ APBD sendiri

Hibah air minum menghasilkan lebih dari 400.000 rumah tangga yang, terhubung ke pasokan air perpipaan dan memberi manfaat bagi sekitar 1,8 juta orang di 120 pemerintah daerah di Indonesia," tuturnya.

Ia mengatakan pemerintah Australia mendukung pemerintah Indonesia termasuk kita Sleman, untuk merancang dan mendanai program hibah air minum berbasis kinerja (HAMBK).

Yang bertujuan membantu perusahaan air minum untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan layanan pasokan air, termasuk membantu mereka untuk mengelola dan memperluas jaringan lebih baik lagi.

Terdapat 17 Kabupaten /Kota di 8 provinsi yang mengikuti program PBG ini, di Jawa Tengah, kata Dwi program PBG telah memberikan hibah sebesar Rp 46,9 miliyar di 7 Kabupaten yaitu Brebes, Sleman, Purworejo, Kabumen, Banyumas, Wonosobo dan Tegal.

Dwi juga menyampaikan cakupan pelayanan populasi penduduk : 1,125,804 orang, jumlah penerima manfaat konsumen : 45,230 sambungan rumah.

Sedangkan jumlah populasi yang terlayani : 135,690 orang 13 % dari total populasi penduduk, yaitu Kecematan : Depok, Gamping, Godean, Kalasan, Minggir, Mlati, Mayudan, Ngaglik, Ngemplak, Pakem, Prambanan, Seyegan, Sleman, Tempel dan Turi.

Dwi juga menyampaikan lokasi penerima manfaat hibah pemerintah Australia, yaitu Kecematan Depok Condongcatur 6 rumah. Gamping Ambarketawang 21 rumah, Balecatur 67 rumah, Banyuraden 4 rumah, Nogotirto 7 rumah, Trihanggo 7 rumah.

Godean, Sidoarum 11 rumah, Sidorejo 78 rumah, Kalasan, Purwomartani 10 rumah, Selomartani 2 rumah, Minggir, Sendangarum 39 rumah, Sendangmulyo 76 rumah, Sendangrejo 82 rumah, Sendangsari 35 rumah.

Mlati, Sendangadi 27 rumah, Sinduadi 150 rumah, Tridadi 3 rumah. Mayudan, Sumberagung 100 rumah, Ngaglik, Sardonoharjo 34 rumah, Sariharjo 15 rumah, Sinduharjo 54 rumah, Sukoharjo 3 rumah.

Ngemplak, Sindumartani 3 rumah, Wedomartani 25 rumah, Widodo martani 4 rumah. Pakem, Hargobinangun 24 rumah, Pakembinangun 8 rumah. Prambanan, Bokoharjo 54 rumah.

Seyegan, Margokaton 13 rumah Sleman, Tridadi 28 rumah Triharjo 4 rumah. Tempel, Banyurejo 6 rumah. Turi, Donokerto 2 rumah jadi jumlah keseluruhannya mencapai 1,002 rumah terang,"  Dwi Nurwata, SE.MM. ( Mar)




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi