Sejumlah Anggota DPRD Bantul Angkat Bicara ‘Padat Karya Diharapkan Berkelanjutan
Sabtu, 22 Juni 2024 | 22:40 WIBBantul – Media Pastvnews.com warta daerah, padat karya di kabupaten bantul 2024 banyak mendapat apresiasi dari tokoh, dewan, lurah dan masyarakat.
Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengharapkam proyek program padat karya dilakukan secara berkesinambungan dan tetap ada di tahun- tahun mendatang kerena program itu banyak manfaatnya.
Ungkapan dan pernyataan tentang hal itu setidaknya disampaikan oleh sejumlah anggota DPRD Bantul yaitu Drs. H..Heru Sudibyo.MM, Pramuka Diananto, Teguh Santoso SE dan yang lainya.
Menurut hemat saya padat karya untuk memenuhi pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat guna menguatkan perekonomianya melalui peningkatan produksi indusri di berbagai bidang diantaranya pertanian, peternakan dan perdagangan", kata Heru Sudibyo, di Bantul, Sabtu (22/6) saat memberikan info kepada wartawan media ini.
Dikatakan, hasil resep yang telah dilakukan pihaknya selama Januari hingga Juni 2024, banyak usulan pembangunan perbaikan jalan.dan yang lainnya dari masyarakat. Ini berarti perlu direalisasikan karena keinginan masyarakat.
Maka semoga pada tahun 2025 di Bantul tetap ada program.padat karya melalui perubahan anggaran tahun 2024. Selain itu diinginkan yang semula anggaranya Rp.100 juta per titik lokasi dinaikan menjadi Rp 200 juta per titiknya sehingga hasil pembagunanya lebih luas dan banyak", tambah Heru.
Sementara itu, Anggota DPRD Bantul, Pramuka Diananyo, menyatakan, padat karya berfungsi membuka lapangan pekerjaan muasiman bagi warga yang kurang beruntung. Ketersediaan lapangan kerja dapat dilakukan melalui mengadakan padat karya perbaikan jalan, pembuatan bangket jalan atau wujud yang lainya.
Itu diwujudkan salah satu poin pentingnya untuk memajukan dan menguatkan akses dan pertumbuhan perekonomian masyarakat", kata Pramu.
Pada kesempatan terpisah, Teguh Santoso SE, mengatakan, pada karya mempunyai fungsi dan makna yang luas dan tinggi bagi Pemerintah dan lembaga legislatif dalam memberdayakan masyatakat.
Padat karya bermanfaat guna meningkatkan budaya gotong royong.warga, memperkuat perekonomaian dan pemenuhan pembangunan infastruktur. Selain hal yang juga penting adalah untuk mengedukasi masyarakat untuk menghindari politik uang pada Pemilu", ungkap Teguh Santoso.
Menurut data yang disampaiaksn Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Bantul, Istirul Widhilastuti, jumlah padat karya Bantul tahun 2024 sebanyak 300 titik (lokasi). Masa pengerjaa berlangsung Rabu (12/6) hingga 6 Juli 2024 atau selama 21 hari.
Dari sebnayak itu yang mempergunakan anggaran Bantuan Keuangan Khususu (BKK) DIY ada sebanyak 300 titik", kata Istirul Widhilastuti.
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Pengawasan Kerja (PTKPK) Dinas ini, Ruminingsih, mengungkapkan hingga kini pengerjaan padat karya sebanyak 300 titik secara serentak masih berlangsung.
Pengerjaan diarahkan agar berjalan lancar, maka para pengawas lapangan, ketua kelompok dan seluruh tenaga kerja sungguh-sungguh untuk menyelesaikanya hingga 100 persen pada 6 Juli 2024.
Harapanya semuanya bekerja secara serius sehingga hasil kerjanya bagus," katanya.
Hasil padat karya ini diharapkan bermanfaat dan memajukan Bantul diantaranya meningkatkan serta menguatkan budaya gotong royong maupun kreatif pada masyarakat Bantul. Jenis dan macam padat karya diantaranya corblok (conblok) jalan dan talut. Itu semua disesuaikan dengan kebutuhan dan usulan yang diajukan oleh warga. Spd

Video Terkait
- Dr. H. Aslam Ridlo Mengapresiasi Keberhasilan Disnakertran Bantul Dalam Memfasilitasi Padat Karya
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





