Pemudik Masuk Sedayu Yogya Di Periksa Putugas OPS Ketupat Covid 19 Progo 2020
Jumat, 8 Mei 2020 | 08:07 WIBSedayu – Media PASTVNEWS.COM, Para pemudik ataupun kendaraan bermotor roda empat dan dua yang masuk ke wilayah Sedayu Kabupaten Bantul dilakukan penyekatan oleh para petugas di Pos Pengamanan Sedayu OPS Ketupat Covid -19 Progo 2020.
Hal itu sebagaimana yang dilakukan pada Kamis (7/5/2020) malam dan sejak beberapa hari terahir yang dilakukan para petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Dishub, Dinkes, Sat Pol PP dan Pasikaton.
Menurut Kanit Lantas Kapospam Sedayu, Iptu Sarijan, pihaknya melakukan ketugasan yaitu penyekatan difokuskan kepada kendaraan asal luar daerah terutama yang berasal dari Jakarta (Jawa Barat).
Mereka yang kami sekat dihimbau untuk mentati protokoler (sosial distancing) pencegahan Covid -19. Protokolernya yaitu memakai masker, dilakukan thermoscan (pengukur suhu) dan harus menjaga jarak", kata Sarijan.
Sedangkan, katanya, mereka yang suhunya tinggi dan ditengarai mengarah covid -19 disarankan atau diantarkan periksa di Pospam ini, Pukesmas atau bila perlu ke rumah sakit.
Sementara itu dari Gugus Penanganan dan Pemberantasan Virus Corona (Covid -19) Kabupaten Bantul Yogyakarta menyebutkan per Kamis (7/5/2020) pukul 17.00 jumlah pasien yang comfirm positif dan sedang dirawat di rumah sakit ada sebanyak 17 orang.
Data juga menyebutkan jumlah pasien yang sedang rawat inap berstatus PDP ada 25 orang, pasien confirm positif sejumlah 17 orang dan yang ODP ada 6 orang," demikian Ketua Gugus Pemberantasan Covid -19 Bantul, Helmi Jamharis.
Menurutnya, data juga menyebutkan, rumah sakit (RS) yang merawat pasien positif adalah RSPAU yaitu merawat 2 orang pasien , RS BETHESDA merawat 1 (satu) orang dan Rumah Sakit Lapangan Konferm Covid (RSLKC) merawat 8 pasien. RSPS merawat 5 orang dan RS JIH 1 orang.
Dengan adanya fakta yang ada dalam data bisa diartikan bahwa berubah dan cenderung meningkat, yakni setidaknya mencapai 2000 lebih.
Pasien positip yang sembuh ada dua orang yaitu berumur 38 tahun dan umur 13 tahun keduanya perempuan dan dirawat di RSLKC.
Oleh karenanya sangat diperlukan tekad dan upaya bersama dari berbagai pihak tentang upaya bersama pemberantasan Virus corona", demikian Helmi yang juga Sekda Bantul.
Ia menambahkan, salah satu upaya penting yang diharapkan dilakukan oleh masyarakat adalah menjaga situasi kondusif. Masyarakat bisa berhati-hati dan waspada.
Upaya lainnya yang telah dan akan dilakukan oleh Pemkab Bantul yaitu memperketat dan meningkatkan pengawasan kepada para pemudik (pendatang) yang masuk Bantul khususnya dan DIY umumnya. Ini agar sesuai dengan sosial distancing (protokoler). Upaya ini sudah semakin diperketat.
Pengawasan dan kewaspadaan yang selama ini dilakukan di tingkat Kabupaten , kecamatan, desa hingga dusun diharapkan diperketat. Di pospam yaitu Sedayu, Srandakan dan Druwo juga dilakukan penyekatan kepada para pemudik agar hasilnya signifikan. Supardi

Video Terkait
- Polisi Gagalkan Dugaan Rencana Tawuran Remaja Di Panggungharjo Sewon 'Senjata Tajam Di Amankan
- Ayo Mengenal Prestasi Prof.DR.Sutrisna Wibawa Rektor UNY Asal Gunungkidul Dan Apa Saja Gagasan Cemerlangnya
- Inilah Statment Camat Banguntapan 4 Desa Jadi Zona Merah
- Inilah Suasana Jembatan Layang Janti Yogya Hingga ke Demangan
- Prof.DR.Sutrisna Wibawa Rektor UNY ‘Masa Recoveri Pasca Covid 19 Perlu Sentuhan Tehnologi
- TERDAMPAK COVID -19 AKHIRNYA PUKESMAS PLERET DITUTUP
- Satlantas Polres Bantul Giatkan Sosialisasi Pencegahan Virus Covid 19
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





