Kembali Ke Index Video


Kendaraan Lewat Kejeblok Tak Bisa Mentas Di Jalan Plasan Tamansari Watugajah Gedangsari Akhirnya Lurah Hariyanto Andilan Nambal Aspal Berlubang

Jumat, 25 Juni 2021 | 09:48 WIB
Dibaca: 1022
Kendaraan Lewat Kejeblok Tak Bisa Mentas Di Jalan Plasan Tamansari Watugajah Gedangsari Akhirnya Lurah Hariyanto  Andilan  Nambal Aspal Berlubang
LURAH WATUGAJAH GEDANGSARI HARIYANTO

Gunungkidul-media pastvnews.com, jalan berlubang dan rusak di Gunungkidul yang sebelumnya viral dimuat media diruas jalan kabupaten di kalurahan Nglegi Ngalang tembus  Patuk perlu perhatian .

Aspal mengelupas jadi viral karena terungkap sudah lama belum mendapatkan perhatian sehingga  warga nambal sendiri dengan cara andilan swadaya warga. 

Sementara itu lurah Watugajah Gedangsari Hariyanto yang menjaga gawang diperbatasan dengan Kalurahan Gantiwarno Klaten Jawa Tengah, Kamis 24 juni 2021 kepada awak media pastvnews juga merillis.

Watugajah dilewati atau memiliki ruas jalan kabupaten penghubung Watugajah dengan Kalurahan Sampang, juga mengaku prihatin karena lama jalan tersebut belum ada tindak lanjut perawatan atau perbaikan.  

Lebih lanjut di jelaskan, belum lama ini warga andilan untuk menambal  dengan membeli material totalnya mencapai 20 jutaan, tentu karena ini setiap hari kami yang melihat bahkan menggunakannya maka kompak swadaya.

Seharusnya tidak demikian, tetapi terkadang tatkala kendaraan lewat ada yang kejeblok ndak bisa mentas maka, kami bereaksi karena alasan kemanusiaan, sepakat andilan untuk menambal sehingga tidak ada korban lagi, kata lurah. yang keseharinnya juga sebagai peternak ayam tersebut. 

Harapannya Pemda Gunungkidul kedepan wilayah perbatasan mohon lebih ada  perhatikan, sebab  akses jalan ini merupakan jalan vital selain akan memperlancar arus ekonomi dan juga merupakan wajah Gunungkidul disisi utara masuk Kapanewon Gedangsari.

Kami tidak mau dapat stempel desa tertinggal terus 'kata Haryanto seraya menunjukan  jalan yang ditambal bersama warganya tersebut.

Menyinggung Watugajah dapat penghargaan karena lunas PBB sebelum jatuh tempo, Hariyanto mengaku tentu itu senang, tetapi memang perlu perjuangan sehingga dalam meraih predikat tersebut harus kompak demi baiknya kita bersama. Paparnya.  ed/nur

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi