Assoc. Prof Dr. Supriyadi M.Pd ‘Kupas Potensi Sumber Air Di Gunungkidul
Kamis, 14 Maret 2024 | 09:53 WIBGunungkidul- Pastvnews.com, warta pendidikan dan daerah, artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang mengupas potensi air di Gunungkidul yang ternyata setelah di cermati pegunungan seribu itu memiliki kekayaan air yang melimpah.
Nah pada edisi kedua ini media pastvnews.com kembali mengupas potensi air Di Gunungkidul agar bisa optimaldalam pengelolaanya, setidaknya bisa memberikan inspirasi bahwa Gunungkidul sebenarnya tidak kekurangan air di musim kemarau.
Bersama Assoc. Prof Dr. Supriyadi M.Pd pria asal Gunungkidul media ini kembali membicarakan potensi air sumber air yang berada di bawah permukaan tanah yang ada di sejumlah tempat meliputi wilayah Semanu, Rongkop, Girisubo, Tepus, Tanjungsari, dan Saptosari.
Tentu dengan pemanfaatan sumber air bersih disetiap kapanewon itu dalam perkembangan memang sudah menjangkau dibeberapa wilayah sekitar walaupun diakui belum optimal.
Hal ini karena dalam pengelolaan air memerlukan teknologi yang memadai dan anggaran yang besar, namun demikian tata kelola air dibawah tanah ini sudah banyak mengatasi kekeringan di Gunungkidul ketika kemarau panjang.
Hal yang harus dan perlu dikaji kembali bahwa air sungai bawah tanah tersebut sumbernya diprediksi dari wilayah,Solo Sukoharjo dan Wonogiri, sehingga perlu diantisipasi jika pemanfaatan air dari daerah hulu itu mengalami Efisiensi bahkan ada kemandekan karena pembangunan seperti berdirinya pabrik, Hotel berbintang yang besar besar kemudian menyedot air dari bawah tanah maka sangat besar kebutuhannya.
Dengan demikian maka suplai air dari sungai bawah tanah tersebut akan mengalami masalah juga sehngga langkah antisipasinya memang perlu dilakukan sejak dini ‘Papar Supriyadi yang tahun depan akan dikukuhkan gelar Profesor dari akademisi dari kampus tersebut.
SUMBER AIR LAUT PANTAI SELATAN GUNUNGKIDUL
Nah membicarakan potensi air laut selatan yang melimpah tentu juga sangat menarik untuk dibahas karena kekayaan alam Laut Selatan adalah sumber air yang tidak mungkin habis dan akan terus menjadi sumber dari sumber air kehidupan yang menjadi Anugerah Tuhan untuk kehidupan masyarakat pada umumnya dan masyarakat Gunungkidul khususnya.
Dalam perkembangan pengelolaan air seperti disejumlah negara baik di timur tengah dan kawasan negara asia bahkan eropa pemanfaat air laut sudah dilakukan untuk berbagai hal, baik untuk air bersih serta untuk kebutuhan lainnya dimana yang semula asin telah ubah menjadi air tawar dengan memanfaatkan pengolahan serta penggunaan teknologi.
Tentu ini merupakan sebuah kemajuan dalam pengelolaan air laut, meskipun pengelolaan air laut sementara ini tampaknya masih hanya sebatas menjadi fenomena alam sebagai tempat tujuan wisata.
Namun dalam perkembangan tehnologi kedepan perlu ada gagasan dan tegnologi untuk menjadikan air siap saji untuk pertanian di kawasan pantai selatan
Sementara itu pemanfaatan air laut menjadi air tawar di Gunungkidul dan pada umumnya di Indonesia belum banyak dilakukan karena dalam pengelolaan membutuhkan teknologi canggih dan anggaran yang sangat besar, selain membutuhkan wawasan luas serta kepemimpin yang mengerti akan potensi air laut dipantai selatan Gunungkidul.
Sedang putra putri daerah yang belum atau tidak memiliki visi jauh ke depan tentunya mustahil dapat memajukan karena hanya akan berfikir secara abstrak dan mendaratkan pikiran ke dalam konsep Implikatifnya.
Sementara untuk mewujudkan multifungsionalisasi air laut tersebut perlu terobosan dan keberanian sang pemimpin yang bisa berfikir gila dan gila gilaan dalam memperjuangkannya untuk meraih swasembada air melalui tehnologi pengelolaan air modern dalam kontek pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat dan menumbuh kembangkan PAD Kabupaten agar bisa jumawa.
PEMANFAATAN AIR HUJAN DIMUSIM KEMARAU
Mengapa air hujan diperlukan disaat musim kemarau? Dewasa ini managemen pemanfaatan air hujan sebagai cadangan suplai air disaat musim kemarau di wilayah Gunungkidul terutama wilayah selatan, adalah sebagai alternatif tata kelola air untuk menghijaukan tanaman keras dan tanaman konsumtif.
Pemanfatan air hujan ini terutama bagi warga masyarakat yang memiliki lahan untuk menanam seperti buah, sayuran dan lainnya diperlukan daya dukung agar agrobisnis dan Agroforestri sebagai unggulan penopang wisata buatan bisa tumbuh dan berkembang sehingga multi player efeknya kian terasa di masa yang akan datang.
Kemudian untuk model yang sangat mungkin dilakukan adalah dengan membuat Bak Penampungan air hujan yang tangguh berkualitas di puncak atau perengan Gunung, yaitu dengan nisbah jumlah lahan dan kebutuhan bak atau embung air untuk mencukupinya
Di akhir perbincangan dengan awak media ini ‘Assoc. Prof Dr. Supriyadi M.Pd memperjelas secara efektif dan terpadu dengan jalur Air Hujan Terpadu bagi petani, maka kalau ini dilakukan maka kehijauan dan kelestarian lingkungan alam sekitar akan tetap terjaga keseimbangannya.
Pemanfaatan tehnologi ini murah karena tidak akan merusak ekosistem lingkungan, bahkan petani buah dan sayuran akan banyak bermunculan serta menjamur, kemudian gunung gunung akan tampak hijau subur,petaninya juga akan bertambah pendapatannya,
GUNUNGKIDUL DI MASA YANG AKAN DATANG
Menengok peradaban Gunungkidul dari waktu ke waktu mengalami Evolusi dan kohesi sosial yang linier progresif.Peradaban bercocok tanam yang diwariskan dari para Leluhur masih bertahan dan tidak mungkin punah, aktifitas Menderes kelapa, menganyam, menyulam,pertukangan kayu masih tetap dipertahankan oleh alam, melaut dan berburu masih kita temukan.
Peradaban ini tdk akan pernah hilang dari Perdikan Gunungkidul,namun sejalan dengan pendapat Einstein bahwa semuanya ini tidak akan berubah kecuali perubahan,maka misi Perubahan yang terjadi di Gunungkidul tidak bisa secepat revolusi sosial dan revolusi industri di Perancis,mengapa demikian?
Ada hal yang paling Subtansial didalam melakukan pengubahan di Gunungkidul yaitu Kearifan lokal sangat perlu suport dari pemangku kepemimpinan.
Tandas Dr. Supriyadi M.Pd yang yahun depan akan dikukuhkan dan mendapat gelar atau sebutan ‘Assosiate. Profesor (Asscoc. Prof ) dalam bidang Psikologi Sosial dari UNS PTN Negri, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ym/ed

Video Terkait
- Air Gunungkidul Sebagai Sumber Kemakmuran
- ANEV HARI MINGGUAN PELAKSANAAN OPS KESELAMATAN PROGO-2024
- MUI Kemantren Mantrijeron Yogya Menggelar Rakor Usulan Program Sambang Masjid
- Membongkar Kasus Mafia Tanah TKD DIY ’
- Nusantaram Eva Raksamahe Mempertahankan Keharmonisan Multi Kultur Nusantara
- GUGATAN INTERNASIONAL REPATRIASI CULTURE HERITAGE 2024 YOGYAKARTA
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





