Breaking:

Kembali Ke Index Video


Gunakan Dana Desa Bumkal Giri Puspito Terbah Patuk Luar Biasa Panen Perdana Ayam Broiler Terbesar Di Gunungkidul

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:19 WIB
Dibaca: 88
panen perdna ayam pedaging

Gunungkidul- media pastvnews.com, Panen raya ayam broiler menjadi momen perdana badan usaha kalurahan (Bumkal Giri Puspito) yang berada di Karang Terbah Patuk Gunungkidul pada jumat 21 Agustus 2026.

Kegiatan panen perdana ini di hadiri oleh para bakul, panewu patuk, lurah, pendamping ahli dari kabupaten gunungkidul, perangkat desa serta sejumlah wartawan yang menyaksikan langsung panen raya.

Lurah Terbah Giyanto kepaada awak media menjelaskan semula sempat di ragukan karena bermodal besar, namun karena tekat kami menyala untuk dapat memberikan kontribusi dari ketahanan pangan kalurahan sudah tersedia dan berpengalaman maka kami gerak yakin berhasil, tandasnya.

Memang diwilayah kami sekitar 90 ribu ayam ada di terbah dan mereka para pelaku usaha sebagian besar dari Perangkat Kalurahan sehingga adopsi ilmu bisnis ayam pedaging kami jalankan, alhamdulilah 12 ribu ayam broiler sebagai pembuka usaha bumkal yang perdana dan terbesar  di gunungkidul.

Kegiatan ayam ini menghabiskan sekira dana 500 juta mulai dari kandang, bibit, pakan, obat obatan dan tenah kerja pembuatan kndang sejak 2025 serta biaya tehnis lainnya.

Target kami perpanen 15 juta bersih sebagai kontribusi pendapaatan asli kalurahan dari ketahanan pangan melalui bisnis dan usaha ayam broiler, papar lurah.

Sementara itu panewu  patuk mengapresiasi panen perdana yang spektakuler dan sebagai lompatan penghasil setiap panen dan berkesinambungan, kata panewu.

Sedang Aris nurkolis tenaga ahli pemberdayaan masyarakat gunungkidul, juga mengapresiasi panen raya yang luar biasa, program ketahanan pangan ini memang pemerintah pusat mewajibkan minimal 20 persen dari dana desa untuk ketapang. Ini kabar baik dan memotivasi yang lain di tengah kesulitan bisa muncul sebab awalnya sempat di ragukan ungkapnya.

Sedang Dian direktur bumkal Giri puspito terbah memberikan rilisnya, bahwa pemerintah kalurahan memberikan modal untuk usaha dan ketahanan pangan dengan bisnis ayam broiler, hasil usaha setelah di kurangi biaya operasional bumkal akan menyumbangkan keuntungan paling sedikit perpanen Rp.15 juta.

Saat tanya wartawan apa langkah selanjutnya setelah ayam broler apa saja dalam pengembangannya Dia menyebut akan ada pengembangan usaha di bidang yang sama perayaman namun mungkin ayam petelur. Pungkasnya.    Tim redaksi  

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi