Breaking:

Kembali Ke Index Video


Ustad Ahmad Badawi Dalam Tabliq Akbarnya ‘Jangan Ikut Partai Berlambang Lambe Nyepruk Menjab Menjeb

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Dibaca: 31
USTAD BADAWI DARI PITUNGAN

Yogyakarta- pastvnews.com, pengajian akbar dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, masjid Arohmah  Jogoragan Banguntapan Bantul di gelar Sabtu 22 Agustus 2026 malam.

Kegiatan ini menjadi agenda rutin syiar islam dalam kehidupan warga setempat untuk meneguhkan  keimanan dan ketaqwaan kepada Allloh SWT, serta meneladani Nabi Muhammad.

Serangkaian kegiatan yang di pandu MC, ketua takmir masjid Wahiban Saputro SP.d, memberikan ucapan teri kasih atas kehadiran warga yang telah memenuhi undangan, dan kegiatan menjadi agenda yang memang telah terkemas sehingga atas bantuan semua pihak mengucapkan terimakasih, ungkapnya.

Sementara itu Dukuh Joko Danang Kurnianwana SH, MKn, hanya memberikan sambutan singkat, bahwa momen tabliq akbar telah menjadi satu kesatuan kegiatan dari hasil muswarah takmir masjid dan dalam rangka maulid nabi, ucapnya

Pengajian akbar kali ini menghadirkan ustad kondang Ahmad Badawi dari Srimulyo Piyungan dalam pesan akbarnya, banyak mengurai masyarakat muslim hendaknya selalu bersyukur,bertaqwa dan jangan tergiur iming adanya Partai Anyar Berlambang Lambe Menjab Menjeb, kata Badawi,

Partai PRJ, kata Dia merupakan Partai Rasan Rasan Jogoragan, yang di harus dihindari karena gerakannya ngerasi dan mecibir dan menjelek jelek kan di setiap pertemuan maka partai PRJ harus diusir, ungkapanya atas ucapan pak ustad inipun jamaah tertawa seolah tahu dan mengalami.

Pak Ustad Ahmad Badawi yang pernah menjadi dukuh, calon lurah Srimulyo dan menjadi Dprd Bantul ini dalam menyampaikan dengan gaya tabliqnya yang sangat semanak dan penuh humor sehingga para jamaah terhibur dan tidak mengantuk serta mudah mencerna pesan - pesan moral dalam pengajian.

Yang cukup menarik pengajian ini memberikan edukasi politik, hiburan selain mengupas dalam ceramahnya dengan gaya budaya yang diminati masyarakat akan perkembangan masa kini dalam tata negara yang banyak disinggung sang ustad, seperti pajak lain lainnya. ‘Tim redaksi’

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi