Breaking:

Kembali Ke Index Video


Berkat Produksi Sneck Dan Lemper Pasutri Purwono-Isniani Hidupnya Lebih Mapan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:42 WIB
Dibaca: 23
Berkat Produksi Sneck Dan Lemper Pasutri Purwono-Isniani Hidupnya Lebih Mapan
Pasutri Sarwono - Isniani menunjukan lemper produknya

Murtigading Bantul - warta ekonomi, Pasangan suami istri (pasutri) Sarwono (62) dan Isniani (55) warga Mayungan 12 Kalurahan Murtigading Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul merupakan orang yang bekerja dengan cara berwiraswasta.

 

Keduanya ekonominya menjadi relatif lebih mapan berkat usahanya yaitu membuat (memproduksi) makanan tradisional dan berbagai jenis snack dan makanan untuk berbagai keperluan untuk perseorangan, kelompok masyarakat dan berbagai instansi.

 

"Benar kami berdua gendon rukon (bekerja bersama) membuat makanan itu. Alhamdulillah cukup menguntungkan setelah ditekuni", ungkapnya saat expoze memproduksi lemper dan makanan lainya oleh Dikominfo Bantul, di rumahnya, Mayungan Murtigading Sanden Bantul, Jumat (21/8/2026).

 

Istri saya mulai memproduksi snec dan makanan lainya sekitar tahun 1998. Saat ifu anak saya masih kecil. Saya mulai memproduksi lempar pada tahun 2015.

 

 

"Alhamdilah hingga ini masih aktif berproduksi dan konsumen perorangan dan kelompok masyarakat serta isntasi relatif banyak sehingga memperoleh keuntungan.

 

Konsumennya meliputi para tetangga, teman, berbagai instansi pemerintah dan swasta  termasuk Poltabes Kota Yogakarta.

 

Salah satu inovasinya dalam membuat lemper yaitu mempergunakan alat berupa freezer untuk menyimpan lemper yang yang masih mentah (belum didhang).

 

Khusus lempar beras ketanya mempergunakan yan impor dan bukan lokal. Beras impor l3 lebih memes dan hasil masakanya enak sehingga lemper diminati konsumen.

 

Harga paket snec tergantung isi dan jenisnya namun rata rata 10.000 per paket. Makanan Rp.20.000 hingga Rp 23.000 per porsi dan lemper Rp 3.000 per biji. Sup




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi