Kembali Ke Index Video


Tahun 2017 Gunungkidul Tak Mendapat Dana Alokasi Khusus Untuk Perumahan Kumuh

Kamis, 18 Mei 2017 | 22:40 WIB
Dibaca: 1560
Tahun 2017 Gunungkidul Tak Mendapat Dana Alokasi Khusus  Untuk Perumahan Kumuh
penjelasan dak 2017 gunungkidul tak mendapat bagian

Ngawen-media Pastvnews.com-Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perumahan tahun 2017  DIY yang mendapatkan baru Sleman dan Kulonprogo, sedang Gunungkidul termasuk ketinggalan dan tidak mendapat DAK untuk fisik bidang perumahan.

“Padahal dana DAK ini cukup lumayan, sekitar Rp. 15 – 16 milyar, makanya saya menyarankan Gunungkidul juga mengusulkan ke pemerintah pusat,” kata Kabid Perumahan Dinas PUP-ESDM DIY, Birowo Budi Santoso, ketika menghadiri penyerahan buku tabungan BSPS di Balai Desa Jurangjero, Rabu,17/05/2017.

Lebih lanjut, di jelaskan, DAK Fisik Bidang Perumahan dan Permukiman bertujuan untuk meningkatkan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam rangka memiliki/ menempati rumah layak huni melalui peningkatan kualitas dan pembangunan baru sebagai upaya pencegahan dan penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh di perkotaan.

selain itu juga upaya untuk pencegahan perumahan kumuh di  kawasan permukiman kumuh terutama di daerah tertinggal, perbatasan serta kawasan pulau- pulau kecil dan terluar.

“ DAK perumahan untuk anggaran tahun kedepan  akan ditingkatkan dari 1 trilyun menjadi 4 trilyun,” ungkapnya.

Selain dari DAK bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini juga ada dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari propinsi, dari Bank Dunia dan dari beberapa Corporate Social Responsibility (CSR). BKK dari propinsi sebenarnya cukup banyak dan yang dari pusat ada bantuan dari Bank Dunia.

Diakuinya, untuk bantuan dari Bank Dunia yang berjumlah  30 ribu unit bantuan rumah tidak layak huni,  DIY memang belum beruntung.

“Dengan banyaknya bantuan dari berbagai sumber ini diharapkan pemerinah kabupaten bisa mengakses sebanyak mungkin, dan kalau diperlukan propinsi akan membantu,” tambahnya.

Terkait dengan Bantuan Stimulant Perumahan Swadaya (BSPS) yang diterima masyarakat Gunungkidul, ia berharap supaya dijalankan sesuai dengan aturan yang sudah ada.

“Karena ini akan selalu dipantau baik dari segi penyerapannya, penggunaanya maupun pelaksanaanya,  makanya diberikan bantuan tenaga pendamping, supaya tidak salah dalam melaksanakan program ini,” katanya.

Apabila progresnya bagus tentu bupati dan gubernur juga akan memberikan apresiasi lebih kepada Gunungkidul.

“Sehingga bantuan keuangan khusus yang diberikan kepada Gunungkidul nanti juga akan lebih meningkat,” pungkasnya. W. Joko




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi