Kembali Ke Index Video


Puskesmas-Ngawen Gunungkidul Seambrek Kegiatan Demi Layanan Masyarakat

Sabtu, 13 Mei 2017 | 19:46 WIB
Dibaca: 546
Puskesmas-Ngawen Gunungkidul Seambrek Kegiatan Demi Layanan Masyarakat
dok ilustrasi menghilangkan penyakit dengan membakar barang yang tidak bersih

Ngawen-media Pastvnews.com -Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ternyata mempunyai seambrek kegiatan baik didalam maupun diluar.

Walaupun masih banyak cibiran dari masyarakat bahkan anggota dewanpun ikut menyindir terkait pelayanannya, namun cibiran dan sindiran merupakan cambuk untuk bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya bidang kesehatan.

Kepala Puskesmas Ngawen I, dr. Pudyastuti menerangkan kegiatan yang dilakukan bermacam-macam  yang menyangkut masalah penyakit, pecegahan termasuk  kesehatan lingkungan. Baik kesehatan  balita, dewasa sampai lansia ada program kegiatannya.

“Seperti penyuluhan-penyuluhan, ikut Posyandu, pos pembinaan terpadu (posbindu), pemeriksaan kesehatan anak,  koordinasi dengan desa, motivasi desa siaga, pembentukan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM),” jelas Pudyastuti disela-sela kegiatan pelatihan pemadam kebakaran, Sabtu, 13/05/2017.

Selain itu, lanjutnya, ada kegiatan pembentukan kawasan tanpa rokok, penyuluhan reproduksi dan narkoba, HIV Aids, penbinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan imunisasi anak sekolah, pemantauan ibu hamil dan tumbuh kembang anak balita.

“Itu belum pemeriksaan pasien prolanis, khususnya pasien kornis hipertensi, jantung, dan diabetes militus (DM), juga kalau ada penyakit infeksi yang mucul, DBD, TBC dan saat ini yang lagi marak di Kecamatan Ngawen adalah virus Leptospirosis,” katanya.

Dikatakan dr. Pudyastuti, terkait virus Laptospirosis  memang harus ada penanganan khusus dilapangan, seperti melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), melalui berbagai pertemuan dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat terkait  pencegahan sampai menjaga kesehatan lingkungan.“Kami mendorong kepada masyarakat, supaya ikut terlibat dalam pencegahannya,” pungkasnya.

“ untuk itu, pencegahan dini sangat perlu agar terhindar dari penyakit leptospirosis, supaya masyarakat membiasakan  hidup yang sehat dan menjaga kebersihan. Menyimpan makanan di tempat yang aman dari tikus, mencuci tangan dan kaki dengan sabun setelah melakukan aktivitas,” ucapnya beberapa hari yang lalu. Joko Narendro.

 

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi