Kembali Ke Index Video


Sidang Tipikor Tkd Maguwoharjo Edi - Danang Di Sebut Sebut Dalam Keterlibatan Pra Proyek dan Proses Surat Menyurat ‘PJ Lurah Aris Lanjutkan’

Minggu, 3 Maret 2024 | 10:33 WIB
Dibaca: 173
Sidang Tipikor Tkd Maguwoharjo Edi - Danang Di Sebut Sebut Dalam Keterlibatan Pra Proyek dan Proses Surat Menyurat ‘PJ Lurah  Aris Lanjutkan’
sidang kasus tkd maguwoharjo 1 maret 2024 di pn yogya

Yogyakarta - pastvnews.com update kembali hasil sidang perkara TKD Maguwoharjo Jumat 1  Maret 2024 di PN Yogya. Hasil sidang pada 26 feb 2024 media menguak sesuap nasi beredar pasca sidang hingga menjadi perhatian publik

Sidang kali ini pengadilan tipikor telah memulai menghadirkan saksi – saksi fakta terkait perkara dugaan korupsi pemanfaatan tanah kas desa  yang belum berizin namun sejumlah pihak telah menerima uang dengan jumlah yang fantastis.

Dalam sidang  1 maret  2024 tiga  (3)  saksi hadir dihadapan majelis hakim yakni supriyanto  dukuh Pugeran, Ketua Bpkal Saliman dan mantan PJ lurah Maguwoharjo Aris Widyantara yang saat itu juga trantif kapanewon Depok Sleman.

Ketiganya diberondong ragam pertanyaan dari tim jaksa kemudian secara dalam dipertegas oleh penasehat hukum terdakwa kasidi dengan ragam pertanyaan yang berbeda sehingga PH mampu menghasilkan akurasi tinggi dalam mengungkap perkara dalam sidang ini.

Aris widyantara ditanya jaksa seputar jabatan PJ lurah dan serah terima justru mengaku tidak ada, tetapi mengetahui saat Lurah terpilih ada pelantikan di Pemkab sleman dan adanya sambutan warga di balai desa itu merupakan hal yang biasa, kata Aris dalam sidang.

PJ ARIS IRIT BICARA SEOLAH KURANG BERTANGGUNG JAWAB

Saat memasuki sesi aset Tkd ditanyakan oleh tim jaksa Aris sedikit menjabaran bahwa memang aset tanah kas desa itu menjadi  pelungguh pamong. Kemudian di tanya soal pengelolaan dan sistem pencatatan tanah desa seolah mengelak, tidak tahu

Saya jadi Pj itu hanya 2 bulan saja sehingga tidak sempat mempelajari semua aset desa. ‘Jaksa Apa sistem yang baik dalam hal pencatat aset, ‘saya tidak tahu,’ Jelas Pj tersebut terungkap dalam sidang.

Kemudian ditanya lagi soal terkait  memproses dari PT IIC untuk kegiatan, maka Pj ini juga irit memberikan info dimana hanya menyebut untuk wahana wisata, tetapi Aris mengakui telah memprosesnya, namun untuk proposal  lebih dulu di terima Jogoboyo yang saat itu Edi yang telah memasukan di register desa pada 27 oktober 2021.

JOGOBOYO DAN DANANG BANYAK DI SEBUT SEBUT DALAM PERKARA

Jaksa kemudian uraikan data data aset kalurahan bagaimana terperinci atau tidak ? Tentu saya tidak tahu juga sebab saat itu  tidak mempelajari maupun menanyakan aset milik Maguwoharjo kepada pamong lainnya. Alias tidak tahu

Sementara disesi lain Aris juga mengungkap dirinya tidak mengikuti rapat sosialisasi karena pagi di kapanewon dan siang baru tugas ke desa, jadi saya tidak ada undangan rapat tersebut, namun setelah rapat usai  Danang staf Jogoboyo melaporkan ke saya bahwa rapat dihadiri Bpkal Maguwoharjo, namun pula tidak tahu jelas hasilnya apa ‘papar Aris.

Atas argumentasnya tersebut, lantas Jaksa menunjukan ke hakim dan Ph serta terdakwa ternyata tunjukan bukti Pj lurah 3 november 2021 membuat surat terkait Tkd di Pugeran beserta  persil persilnya. Sehingga akhirnya mengakui data tandatangan ini saya ‘jelas Aris.

PJ MENGELAK JOGOBOYO BANYAK DI SEBUT SEBUT DALAM SIDANG

Saya melakukan itu karena sudah ada Parafnya artinya sudah di ketahui dulu oleh pamong jogoboyo yang menangani maka berlanjut dirinya menandatangani sebagai bagian dari tahapan prosedur dan harus ada pihak yang terkait seperti seperti dukuh, Bpkal dan perangkat jogoboyo,staf Jogoboyo, Danarto  selain warga masyarakat ‘tandas Aris.

Sidang berlanjut dengan pertanyaan lain jaksa, bagaimana apa pernah saudara berkomunikasi untuk ferivikasi tanah atau mantau di lapangan dengan pemohon TKD,

Aris mempertegas menjawab tidak pernah melakukan serta tidak berkomunikasi dan memantau aset tersebut dirinya baru tahu setelah pensiun mengecek lokasi, namun sesi tanya jawab yang ini yang mengejutkan bahwa  PJ tersebut juga mengurai yang melakukan komunikasi adalah Jogoboyo dan yang koordinasi adalah Danang dengan pihak PT Indonesia internasional capital.

Suasana dalam sidang pengunjung serta Ph terdakwa sepertinya dibuat penasaran  sebab berkait penerimaan uang belum juga di tanyakan oleh jaksa, Nah pada sesi yang ditunggu ini, Aris mengaku tidak pernah terima uang maupun barang dari Robinson pt.iic sehingga di sesi lain pasca jumatan di kejar Penasehat Hukum kasidi muslim dan Priyana Suharta, hingga akhinya terkuak ada aliran dana ke sejumlah orang. (berita yang aliran dana di seri2)

PJ LURAH MENGAKU BANYAK TIDAK TAHU  AKHIRNYA NGAKU MEMERINTAH UNTUK MELANJUTKAN

Namun disesi yang sangat penting, ditanyakan oleh ketua Hakim Yulianto Pratifto Utomo SH Prafipto, masak menjadi PJ banyak mengaku tidak tahu apa kebanyakan menjadi PJ ?  anda jadi Pj berapa kali, di jawab Aris baru perdana.

Lalu tugas anda itu apa. Mendapat gertakan pertanyaan dari majelis akhirnya  Aris widyantara mengakui yang memerintah sesuai data dirinya guna untuk melanjutkan karena proses proposal dan ada paraf serta ada dari Bpkal sudah terurai hasil dari rapat

Semetara anggota majelis hakim yang perempuan dan juga lantang tanyakan kinerja Pj lurah Aris, sebab dari awal  banyak mengaku tidak tahu. Lalu tugas anda apa lontar anggota majelis hakim tersebut.

PJ ARIS BELUM FAHAM PERATURAN

Sementara anggota hakim yang lain setelah Aris tertegun, memiberikan pemahaman bahwa tugas pejabat desa dalam mengurus dan syarat TKD itu sudah termuat dalam peraturan pergub, seraya beliau MENUTURI dan menjelaskan permohonan itu seharusnya dilengkapi seperti keputusan Kepala Desa, Persetujuan BPD, sket lokasi rekomendasi camat, rekomendasi kesesuaian rencana tata ruang dan seterusnya harus komplit  ‘tandas Anggota hakim, atas reaksi hakim ini terpantau Aris mantan pj mengakui dan mengangkuk ada kekurangannya. 

Perkara  TKD Maguwoharjo depok sleman yang  mulai sidang  sejak 1 februari 2024 ini Dakwaan Primair Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 undang-undang nomor 31 th 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  

Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

Sidang konprontir kasus tkd masih seru untuk kita simak untuk itu ikuti selanjutnya penjelasan saksi fakta Supriyanto dukuh pugeran yang mengetahui sebagian aliran dana dan Saliman Bpkal Maguwoharjo dalam sidang memberikan info yang juga Hot. ( ... bersambung seri 2 sidang saksi fakta )  tim red    


Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi