Kembali Ke Index Video


Tempat Penitipan Ssampah Sementara Sleman Beroperasi Tampung 50 Ton Per Hari

Selasa, 8 Agustus 2023 | 07:26 WIB
Dibaca: 404
Tempat Penitipan Ssampah Sementara Sleman Beroperasi Tampung 50 Ton Per Hari
DOK FOTO SAMPAH SEBELUM DI BAWA TEMPAT PENITIPAN SAMPAH SLEMAN BEROPERASI

 

Sleman- Pastvnews.com Pemerintah Kabupaten Sleman pertama kali mengoperasikan tempat penitipan sampah sementara (TPSS) di Padukuhan Kebon, Kalurahan Tamanmartani,  Kalasan, Senin 7 Agustus 2023.

TPSS itu akan beroperasi selama 45 hari selama Tempat Akhir Regional Piyungan tidak beroperasi penuh. Pemrosesan  Per hari TPSS itu bisa menampung sampah 50 ton.

Lokasi TPSS yang digunakan merupakan tanah kas desa seluas 3.000 meter persegi dan dibuat menyerupai kolam dengan kedalaman 2,5 meter.  Dasar tanah dibuat miring ke arah selatan agar air lindi mengalir ke tampungan.

Selain itu, terdapat geomembran yang melapisi seluruh bagian kolam agar air lindi tidak meresap ke tanah, kata, Bupati Sleman Hj.Kustini Sri Purnomo saat meninjau lokasi TPSS Kalasan, Senin 7 Agustus 2023.

Bupati juga mengatakan, untuk setiap sampah yang dibuang di TPSS disemprot dengan ecolindi untuk mencegah lalat dan bau yang kemudian akan ditutup dengan geomembran, untuk mencegah air hujan membasahi sampah. Total ada 4000 liter ecolindi yang disiapkan untuk operasional TPPS, terangnya.

Kita kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo untuk pembuatan ecolindi," ungkapnya.

TPSS ini dikhususkan hanya untuk menampung sampah dari Sleman. Meski TPSS Tamanmartani sudah beroperasi,  masyarakat dihimbau untuk bisa memilah dan mengolah sampah di rumah. Untuk mengurangi volume sampah.Untuk Sleman sampah paling banyak yaitu dari Kapanewon Depok, Kapanewon Mlati, Kapanewon Ngaglik, Kapanewon Kalasan,  Kapanewon Sleman, Kapanewon Gamping, tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani, menyatakan TPSS Tamanmartani dilengkapi geomembran dan disemprot ecolindi yang bisa mempercepat pembusukan sampah organik dan menjadi kompos.

Setelah TPA Regional Piyungan beroperasi penuh, sampah anorganik di TPSS Tamanmartani akan dipindahkan ke Piyungan, terangnya.

Kunjungan di TPSS Tamanmartani, Kapanewon Kalasan Kabupaten Sleman  dihadiri oleh Bupati Sleman, Hj. Kustini Sri Purnomo, Wabup Sleman, Danang Maharsa, Anggota DPRD Sleman Nur Hidayat, Kepala DLH, Epiphana, Bappeda, Asisten II, I, Dinsos, OPD, Panewu,  Kapolsek, Danramil, Baznas, Mass Media. (Mar)

 

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi