Peringati Serangan Umum 1 Maret 1949, 76 Perupa Pamerkan Karya Lukisnya
Senin, 3 Maret 2025 | 10:36 WIBSLEMAN - Pastvnews.com Sebanyak 76 perupa pamerkan karya lukisannya di Museum Jogja Kembali (Monjali), Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Kamis 27 Februari 2025 yang lalu meriah.
Pameran berlangsung hingga 5 April 2025 ini dibuka secara simbolis oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Kajian Citra Bangsa, Soehardjo Soebardi.
Selain lukisan, turut dipamerkan pula serta belasan patung 3 tokoh peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949.
“Pameran ini digelar untuk memperingati peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 yang menjadi tonggak sejarah penting NKRI sekaligus penetapan Hari Penegakkan Kedaulatan Negara,” ujar Ketua Panitia kegiatan Nanang Dwinarto.
Nanang mengatakan ada sekitar 76 seniman dari berbagai daerah di DIY dan sekitarnya turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Selain menyemarakan peringatan 76 tahun Peringatan Sera ngan Umum 1 Maret, juga digelar guna menyambut Bulan Besar Soeharto yang dilaksanakan setiap bulan Maret.
“Pameran ini diharapkan dapat semakin mengenalkan masyarakat khususnya generasi muda terhadap peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret.
Sehingga disamping dapat mendalami dan menjiwai peristiwa ini, generasi muda juga bisa meneladani sikap-sikap positif dari para sosok ataupun tokoh penting dalam peristiwa tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, Kurator pameran lukisan Hajar Pamadhi menyampaikan, pameran lukis ini sebagai media bagi para seniman dalam merefkesikan peristiwa bersejarah yang monumental 76 lalu.
Tujuan pameran seni rupa untuk mengenang dan meneladani kembali perjuangan merebut kota Yogya yang diduduki Belanda.
Event tersebut bertemakan" SO 76 Untuk Menyelusuri Jejak Perlawanan Pahlawan Janur Kuning’.
Peristiwa beserta pelakunya ini divisualisasikan dalam berbagai bentuk karya seni rupa, seni lukis, seni patung, relief disertai performen musik.
“Disadari sepenuhnya oleh para seniman, sebuah tanda politik perjuangan yang membebaskan Yogyakarta dari cengkeraman Belanda, sekaligus sebagai bukti negara Indonesia masih eksis harus disuarakan melalui kese nian,” ungkap Hajar.
Hajar menyatakan, dari tampilan karya yang terpanjang terdapat empat pola ekpresi visualnya yakni Lukisan Potret. Para seniman sengaja membesarkan kembali bentuk wajah beserta atribut para pahlawan.
Mereka juga mengangkat lokasi dan jejak pertempuran, disisi lain suasana ini dikemas dalam warna atau ekpresi spontanitasnya," jelas Hajar. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




