Kembali Ke Index Video


Pemkab Sleman Peringati Hari Anak Nasional Tahun 2021 Secara Daring

Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:36 WIB
Dibaca: 529
Pemkab Sleman Peringati Hari Anak Nasional Tahun 2021 Secara Daring
Bupati Sleman, Dra.Hj.Kustini Sri Purnomo saat menyampaikan sambutannya dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional secara daring

SLEMAN- media Pastvnews.com Pemerintah Kabupaten Sleman selenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021.

Kegiatan yang bertajuk Anak Terlindungi, Indonesia Maju ini diselenggarakan secara daring di Aula Lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Jumat 23 Juli 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman, Suci Iriana Sinuraya dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun 2021 merupakan tahun kedua peringatan HAN secara daring. Hal tersebut dikarenakan masih adanya pandemi Covid-19.

Kegiatan HAN kali ini Kembali dilakukan secara daring seperti tahun sebelumnya (2020) menyesuaikan situasi saat ini (Pandemi Covid-19),” jelasnya.

Lebih lanjut, Suci menuturkan bahwa kegiatan peringatan tersebut diikuti oleh sebanyak 786 peserta yang terdiri dari SKPD, berbagai Organisasi Anak dan Forum Anak di wilayah Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman, Dra.Hj. Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya   mengatakan bahwa peringatan HAN tahun 2021 ini menjadi momen strategis untuk meningkatkan semangat anak-anak dalam proses pembelajaran di tengah kondisi yang baru (pandemi Covid19).

Menurutnya,  situasi saat ini (Pandemi Covid19) berdampak pada perubahan sistem dan perubahann perilaku khususnya anak. Hal tersebut dikarenakan adanya proses adaptasi dalam kondisi baru sehingga diperlukannya pendampingan dan optimalisasi pemenuhan hak – hak anak.

 

“Kesiapan orang tua dalam menghadapi perubahan kondisi selama masa pandemi menjadi poin yang sangat penting, mengingat segala aktivitas anak berlangsung dalam rumah, sehingga tuntutan kebutuhan anak hampir secara keseluruhan harus dipenuhi oleh orang tua,” ujarnya.

Kustini menilai diperlukan kepedulian lebih dari pilar bangsa lainnya seperti keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa dan juga Pemerintah untuk bersama-sama bersinergi  dalam menghadapi perubahan kondisi pada masa pandemi ini.

Pada kesempatan tersebut juga diadakan dialog dengan anak- anak, kemudian ada yang bercerita tentang pengalaman pembelajaran secara daring yang memiliki  dampak positif, anak-anak menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab dengan tugas tugasnya, dan menjadi orang yang fleksible.

kemudian dampak negatifnya banyaknya anak didik yang tidak bisa menyerap mata pelajaran dengan baik, dikarenakan belum terbiasa mengikuti pembelajaran daring menggunakan aplikasi zoom, pungkasnya. Mar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi