Kembali Ke Index Video


Para Lurah Di Bantul Merasa Terbantu Adanya Padat Karya

Jumat, 21 Juni 2024 | 22:19 WIB
Dibaca: 263
Para Lurah Di Bantul Merasa Terbantu Adanya Padat Karya

Bantul – media pastvnews.com, warta daerah, Para lurah di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan merasa terbantu dengan adanya proyek program padat karya untuk menompang pembangunan sarana dan prasarana di kalurahannya.

Pernyataan tentang hal itu setidaknya diungkapkan oleh empat (4) yaitu Lurah Bantul Kapanewon Bantul Supriyadi, Lurah Canden Jetis Beja WTP SH.MH, Hanif Arkham Haibar (Lurah Timbulharjo Sewon) dan Sarjoko (Lurah Banguntapan Banguntapan).

Padat karya bagi kami sangat positif untuk menompang  pembagunan  di Bantul. Itu sangat membantu Pemerintah Kalurahan dan warganya", tutur Supriyadi, pada saat mengukuti sebuah acara di Pemkab Bantul, Jumat (21/6).

Menurutnya, padat karya yang mempekerjakan masyarakat  sebagai tenaga kerja baik laki dan perempuan itu juga bermakna menumbuhkembangkan perekonomian

Bahkan para tenaga kerjanya memperoleh jaminan jaminan keselamatan kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Bantul selama megerjakan pengerjaan padat karya", katanya.

Cara seperti itu, selain memberikan rasa tenang dan nyaman bagi para tenaga kerja juga dialaminya mengandung makna edukasi betapa pentingnya jaminan kesehatan tenaga kerja yang juga bermakna untuk mengajak agar perusahaan di Bantul penyediakan jaminan kesehatan bagi para tenaga kerjanya.

Sementara itu, Beja WTP, ketika di samperi awak media ini berpendapat bahwa padat karya menjadikan sarana prasarana (infrastruktur) semakin baik, bersih, tertata dan enak dipandang mata.

Padat karya dapat memajukan masyarakat. Kalurahan Canden juga pada tahun 2024 mendapatkan sejumlah titik lokasi padat karya",  katanya.

Menurut Beja, diharapkan tahun berikutnya jumlah titik lokasi padat karya nantinya dapat diperbanyak dan berkesinambungan sehingga masyarakat semakin terbantu ada pelaksanaan program.

Sementara itu pada kesempatan dan waktu  terpisah Lurah Timbulhajo Hanif  Arkham Haibar, mengungakapkan pembangunan melalui padat karya sangat memang sangat diperlukan.

"Faktanya meski Pemerintah Kalurahan Timbulharjo selalu ingin membangun, namun karena keterbatasan dana, maka tidak semuanya terealsasikan. Maka Padat karya berfungsi membantu pembangunan di Timbulharjo", kata Hanif.

Sedangakan Lurah Baturetno, H. Sarjoko, menuturkan, padat karya diperlukan untuk menambah kemajuan pmembangunan di desa desa. 

Atas banyaknya jumlah lokasi kegiatan yang dikerjakan maka menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Istirul Widhilastuti,  mengurai bahwa tahun ini jumlah padat karya di Kabupaten Bantul tahun 2024 sebanyak 300 titik (lokasi). Kemudian untuk masa pengerjaannya  berlangsung  sejak Rabu (12/6) hingga 6 Juli 2024 atau selama 21 hari.

Kegiatan padat karya tersebut mempergunakan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY dan di kerjakan dengan melibatkan tenaga  setempat yang jumlahnya ada di 300 titik", kata Istirul Widhilastuti.

Sedangkan yang anggarannya Rp 100 juta per titik ada sebanyak 276 titik dan yang anggaranya Rp 200 juta  pertitik ada 24 titik ‘tandasnya  

Sedang Kepala Bidang  (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Pengawasan Kerja (PTKPK) Dinas ini, Ruminingsih, menyebutkan hingga kini pengerjaan padat karya di 300 titik tersebut secara serentak masih berlangsung.

 Pengerjaan ini diharapkan berjalan lancar, sehingga para pengawas lapangan, ketua kelompok dan seluruh  tenaga harus sungguh-sungguh dalam pengerjaan untuk menyelesaikanya  hingga 100 persen pada 6 Juli 2024.

Harapanya semuanya bekerja secara serius sehingga hasil kerjanya memuaskan kita bersama. Hasil padat karya ini diharapkan menambah bermanfaat sekaligus untuk kemajuan Bantul yang diantaranya meningkatkan serta menguatkan budaya gotong royong  maupun mengungkit kreatif pada masyarakat Bantul.

Jenis dan macam padat karya  diantaranya corblok (coblok) jalan dan talut. Itu semua disesuaikan dengan kebutuhan dan usulan yang diajukan oleh warga. Spd




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi